Malinau
Sekda Malinau: Literasi adalah Investasi Jangka Panjang untuk Masa Depan Generasi
Rully Yulianti Pratiwi
05 July 2026
2 views

Sekda Malinau: Literasi adalah Investasi Jangka Panjang untuk Masa Depan Generasi

Malinau – Sekretaris Daerah Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., secara resmi membuka Pelatihan Penguatan Kapasitas Pegiat Taman Baca Masyarakat (TBM) yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Baca Malinau (IKBM) di Ruang Laga Feratu, Jumat (3/7/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Ernes mengapresiasi perkembangan IKBM yang dinilainya tumbuh dari sebuah komunitas kecil hingga kini mampu menjadi organisasi yang aktif melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga pemerintah desa.

"Semua yang besar berawal dari hal kecil. Membangun organisasi tidak mudah, tetapi dengan semangat dan konsistensi, hari ini IKBM telah berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sekda Ernes juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan pegiat TBM yang terus bekerja secara sukarela untuk meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Malinau. Menurutnya, menjadi pegiat literasi membutuhkan dedikasi, kesabaran, dan jiwa sosial yang tinggi.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Taman Baca Masyarakat memiliki peran penting sebagai solusi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan, menumbuhkan minat baca, serta mendukung pendidikan sepanjang hayat.

"Literasi bukan sekadar kegiatan membaca buku, tetapi bagaimana kita terus belajar, menambah pengetahuan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia," katanya.

Di tengah perkembangan teknologi digital, Sekda mengingatkan agar pegiat TBM mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia mendorong taman baca menghadirkan ruang yang nyaman, menarik, dan ramah bagi anak-anak maupun masyarakat agar minat membaca terus tumbuh.

Menurutnya, perkembangan teknologi tidak boleh menjadi penghalang, melainkan menjadi peluang untuk memperluas akses literasi kepada masyarakat.

Selain itu, Sekda juga mengajak pemerintah desa untuk ikut mendukung pengembangan TBM melalui pemanfaatan anggaran desa sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menilai investasi terbaik bagi daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan literasi.

"Kita ingin anak-anak kita memiliki pendidikan yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Karena itu, pengembangan literasi harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, desa, komunitas, maupun masyarakat," jelasnya.

Sekda Ernes turut meminta para pegiat TBM agar aktif menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sehingga pemerintah dapat memberikan dukungan yang tepat sasaran. Ia juga mengingatkan agar setiap kegiatan yang dilakukan didokumentasikan dan dikomunikasikan dengan baik kepada pemerintah daerah.

Sekda berharap pelatihan tersebut mampu memperkuat kapasitas para pegiat TBM dalam mengelola taman baca, mengembangkan program literasi, serta membangun inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Dari pelatihan ini saya berharap lahir ide-ide baru dan semangat baru untuk terus mengembangkan budaya literasi di Kabupaten Malinau. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi kita," pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...