
Pemkab Malinau Berikan Dukungan Nyata bagi Penguatan Literasi Masyarakat
Malinau – Ketua Panitia Pelatihan Penguatan Kapasitas Pegiat Taman Baca Masyarakat (TBM), Belvi S.Th.,S.Keb., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas dukungan nyata terhadap pengembangan gerakan literasi melalui bantuan anggaran bagi TBM di wilayah Kabupaten Malinau.
Dalam laporannya pada kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas Pegiat TBM yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Baca Malinau (IKBM) di Ruang Laga Feratu, Jumat (3/7/2026), Belvi mengatakan bantuan tersebut tidak hanya bernilai sebagai dukungan anggaran, tetapi juga merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada para pegiat literasi yang selama ini terus melayani masyarakat.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut dimanfaatkan untuk melengkapi sarana dan prasarana TBM, menambah koleksi bahan bacaan yang berkualitas, meningkatkan kapasitas pengelola, serta mendukung berbagai kegiatan literasi di masing-masing wilayah.
"Seluruh penggunaannya dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Menurut Belvi, salah satu bentuk nyata pemanfaatan bantuan tersebut adalah terselenggaranya pelatihan penguatan kapasitas pegiat TBM. Kegiatan ini didukung kontribusi dari puluhan TBM penerima bantuan sehingga dapat menghadirkan pelatihan bagi para pengelola taman baca.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegiat literasi agar mampu mengelola TBM secara profesional, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga TBM dapat berfungsi sebagai pusat pembelajaran masyarakat.
Adapun materi yang diberikan meliputi optimalisasi branding dan media sosial TBM, teknik penyusunan publikasi, peran TBM dalam pendidikan dan perubahan iklim, tata kelola administrasi, serta pengelolaan koleksi bahan bacaan.
Belvi berharap seluruh peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan selama pelatihan, tetapi juga mampu menerapkannya di daerah masing-masing agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Ia juga menegaskan bahwa membangun budaya literasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, pemerintah desa, dunia usaha, sekolah, organisasi masyarakat, serta seluruh pegiat literasi agar gerakan literasi terus berkembang.
Belvi turut mengajak para kepala desa untuk terus mendukung keberadaan TBM sebagai mitra pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui budaya membaca.
Di akhir laporannya, Belvi mengungkapkan bahwa IKBM berencana menggelar Festival Literasi Kabupaten Malinau sebagai wadah memperkuat gerakan literasi sekaligus melibatkan lebih banyak TBM di masa mendatang.



