Malinau
15 Sanggar Tari Bikin Sejarah di Semolon, Bupati Malinau: Ini Akan Jadi Agenda Tahunan
Rully Yulianti Pratiwi
30 September 2026
0 views

15 Sanggar Tari Bikin Sejarah di Semolon, Bupati Malinau: Ini Akan Jadi Agenda Tahunan

Malinau – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengapresiasi pelaksanaan Festival Budaya Batu Menari yang digelar di Destinasi Wisata Semolon, Desa Paking, Selasa (29/9/2026) malam.

Festival yang untuk pertama kalinya digelar tersebut diikuti 15 sanggar tari. Bupati menilai kehadiran para peserta dan masyarakat menjadi bagian dari sejarah baru dalam pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Malinau.

“15 sanggar tari yang sudah hadir membuat sejarah baru. Karena ini kegiatan pertama, perdana. Nanti kedua, ketiga, keempat dan seterusnya,” kata Bupati Wempi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pariwisata Malinau Dr. Kristian beserta jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti Festival Budaya Batu Menari menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghargai, menjaga dan melestarikan kearifan lokal serta budaya yang ada di Kabupaten Malinau.

Bupati Wempi mengatakan, Semolon memiliki kekayaan alam yang menjadi daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah formasi bertingkat pada aliran air yang terbentuk secara alami dan bukan hasil pekerjaan manusia.

“Ini bukan kaca, tapi air asli yang berasal dari Sungai Semolon. Ini dibentuk oleh alam sendiri, bukan dibuat oleh tangan manusia,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian kawasan wisata Semolon, termasuk ekosistem di dalamnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga sekitar 7.000 ekor ikan yang sebelumnya telah dilepas di kawasan tersebut. Ia meminta pengunjung tidak menangkap ikan, tetapi justru ikut menjaga dan memberi makan ikan yang ada.

“Siapa pun yang datang ke tempat ini wajib memberi makan ikannya, bukan mengambil ikannya,” tegasnya.

Bupati menambahkan, kegiatan budaya di Semolon akan diarahkan menjadi agenda tahunan. Bahkan, Festival Budaya Batu Menari yang digelar tahun ini direncanakan masuk dalam kalender kegiatan Kabupaten Malinau pada 2027.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya daerah.

Di sisi lain, Bupati Wempi juga menyampaikan perkembangan pembangunan akses menuju kawasan Semolon. Ruas jalan dari kawasan tersebut menuju Rajuk secara bertahap telah dilakukan pengaspalan hotmix dan ditargetkan selesai pada tahun ini.

Dengan semakin baiknya akses jalan, ia berharap Semolon semakin mudah dikunjungi masyarakat Malinau maupun wisatawan dari luar daerah.

Menutup sambutannya, Bupati Wempi kembali mengajak masyarakat menjadikan budaya sebagai bagian dari kehidupan bersama.

“Budaya adalah kita, kita adalah budaya itu,” katanya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...