Malinau
Rapat Intimung, Bupati Malinau Dorong Percepatan Program dan Penyerapan Anggaran
Rully Yulianti Pratiwi
01 October 2026
1 views

Rapat Intimung, Bupati Malinau Dorong Percepatan Program dan Penyerapan Anggaran

Malinau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menggelar Rapat Intimung yang dipimpin langsung Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, dan pejabat terkait, Senin (30/9/2026).

Rapat tersebut membahas evaluasi penyerapan anggaran sekaligus langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan program pemerintah daerah menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026.

Dalam arahannya, Bupati Wempi menyampaikan bahwa APBD Perubahan Kabupaten Malinau tahun 2026 telah ditetapkan dengan pagu sekitar Rp2,3 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan APBD tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp3,1 triliun.

Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan langkah efisiensi dan penyesuaian dalam pelaksanaan sejumlah program dan kegiatan. Karena itu, seluruh kepala OPD dan camat diminta segera memahami kondisi program yang menjadi tanggung jawabnya, terutama bagi pejabat yang baru dilantik maupun yang mengalami rotasi.

“Yang baru dilantik maupun yang mengalami rotasi harus segera beradaptasi. Koordinasikan dengan pejabat sebelumnya agar program yang sudah berjalan dapat dilanjutkan dan diselesaikan dengan baik,” ujar Bupati Wempi.

Salah satu perhatian utama pemerintah daerah adalah percepatan program prioritas yang harus diselesaikan pada sisa tahun anggaran.

Selain agenda pemerintahan, Pemkab Malinau juga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan jelang Hari Ulang Tahun Kabupaten Malinau serta pembahasan program pembangunan untuk tahun-tahun berikutnya.

Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah menaruh perhatian pada pembangunan akses penghubung antarwilayah. Salah satunya jalur strategis dari Semolon menuju Rajuk yang dinilai penting untuk membuka konektivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan daerah juga diarahkan agar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Berbagai potensi daerah, mulai dari pariwisata, pertanian, perikanan hingga komoditas unggulan seperti gaharu, diharapkan dapat terus dikembangkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan membantu menekan angka kemiskinan.

Pemkab Malinau menegaskan bahwa sisa waktu tahun anggaran harus dimanfaatkan secara maksimal. Seluruh jajaran diminta memperkuat koordinasi, menjaga soliditas lintas sektor, serta bekerja secara profesional agar program yang telah direncanakan dapat terlaksana tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Evaluasi anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan setiap program pembangunan tetap berjalan efektif di tengah penyesuaian kemampuan anggaran daerah.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...