Malinau
TBM Uwi Sikel Maca: Menyalakan Minat Baca, Menguatkan Ekonomi Keluarga
Rully Yulianti Pratiwi
02 September 2026
2 views

TBM Uwi Sikel Maca: Menyalakan Minat Baca, Menguatkan Ekonomi Keluarga

Malinau – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Uwi Sikel Maca di Desa Tanjung Lapang, Kabupaten Malinau, menjadi ruang belajar alternatif bagi anak-anak sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua TBM Uwi Sikel Maca, Paulina, saat menerima kunjungan rombongan dari Bappenas, Kemendagri dan Perpusnas yang didampingi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malinau, Selasa (1/9/2026).

Paulina mengatakan, TBM Uwi Sikel Maca didirikan berangkat dari kepeduliannya terhadap anak-anak yang membutuhkan pendampingan belajar tambahan di luar sekolah.

Sebagai seorang guru, ia melihat masih ada anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam kemampuan belajar. Kondisi tersebut kemudian mendorongnya membuka TBM sebagai tempat bagi anak-anak untuk belajar sekaligus bermain dengan cara yang menyenangkan.

“Awalnya kami membuka TBM ini karena melihat kerinduan anak-anak. Kebutuhan mereka di sekolah belum semuanya bisa kami penuhi, sehingga kami mencoba melengkapinya di TBM,” ujar Paulina.

Menurutnya, kegiatan TBM pada awalnya hanya dilaksanakan setiap Jumat. Namun, tingginya antusiasme anak-anak membuat jadwal kegiatan diperluas hingga lima hari dalam seminggu, yakni Senin hingga Jumat.

Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari membaca buku, menggambar, menulis hingga berhitung. Anak-anak juga diberikan pembelajaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Paulina menyebut, anak-anak tidak hanya diarahkan untuk mengenal buku dan meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga diajak memahami lingkungan sejak dini melalui kegiatan menanam dan merawat tanaman.

“Dari membaca mereka bisa mendapatkan wawasan. Selain membaca, menggambar dan menulis, kami juga mengajak anak-anak memelihara lingkungan, mulai dari kebersihan sampai menanam,” katanya.

Di sisi lain, TBM Uwi Sikel Maca juga mulai melibatkan para orang tua melalui program Pasar TBM. Program yang telah berjalan lebih dari dua bulan tersebut menjadi upaya sederhana untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Melalui Pasar TBM, para ibu rumah tangga dapat membawa berbagai hasil kebun maupun makanan untuk dijual kepada masyarakat.

Paulina mengatakan, program tersebut tidak hanya bertujuan membantu ekonomi keluarga, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan semangat para ibu untuk lebih aktif dan produktif.

“Walaupun hasilnya hanya Rp5.000 atau Rp10.000, saya ingin membangkitkan semangat mereka untuk menambah pendapatan keluarga,” tuturnya.

Ia berharap, ke depan para ibu rumah tangga dapat semakin aktif dan membuka peluang kerja sama dengan TBM sehingga keberadaan TBM tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Paulina juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah memberikan perhatian terhadap perkembangan literasi di daerahnya. Ia berharap dukungan terhadap TBM, khususnya dalam penyediaan buku bacaan anak, dapat terus ditingkatkan.

Ia kemudian mengajak rombongan untuk melihat langsung aktivitas anak-anak sekaligus berdialog mengenai berbagai kegiatan yang dilakukan di TBM Uwi Sikel Maca.

“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang sudah peduli dengan anak-anak, terutama terhadap kebutuhan buku cerita kami. Semoga perjalanan kembali nanti berjalan dengan selamat,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...