Malinau
Hadiri Muscab PDL di Tana Tidung, Bupati Malinau Tekankan Persatuan dan Pelestarian Budaya
Rully Yulianti Pratiwi
20 July 2026
43 views

Hadiri Muscab PDL di Tana Tidung, Bupati Malinau Tekankan Persatuan dan Pelestarian Budaya

‎Tana Tidung – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persekutuan Dayak Lundayeh (PDL) Kalimantan Utara, menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada Musyawarah Cabang (Muscab) III Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persekutuan Dayak Lundayeh Kabupaten Tana Tidung Tahun 2026 yang diselenggarakan di Desa Sapari, Kabupaten Tana Tidung, Sabtu (18/7/2026).

‎Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tana Tidung, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran perangkat daerah, Dewan Adat Dayak Kalimantan Utara, pengurus PDL tingkat provinsi dan kabupaten, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Dayak Lundayeh dari berbagai wilayah.

‎ ‎Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan seluruh masyarakat yang telah memberikan ruang kebersamaan serta kesempatan bagi masyarakat Dayak Lundayeh untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

‎Ia mengungkapkan bahwa keberadaan masyarakat Dayak Lundayeh di Kabupaten Tana Tidung merupakan bagian dari sejarah panjang yang telah terjalin sejak sebelum terbentuknya Kabupaten Tana Tidung sebagai daerah otonom.

Karena itu, semangat persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghormati harus terus dipelihara sebagai modal utama membangun daerah.

‎ ‎Menurutnya, Persekutuan Dayak Lundayeh harus menjadi organisasi yang mampu merangkul seluruh anggotanya, menjadi wadah aspirasi masyarakat, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan nilai-nilai kebersamaan.

‎ ‎"Persekutuan Dayak Lundayeh bukan untuk menjadi pesaing organisasi lain, tetapi menjadi wadah yang menghimpun aspirasi, harapan, serta semangat masyarakat Dayak Lundayeh agar dapat bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Tana Tidung," ujarnya

‎ ‎Wempi juga mengajak seluruh masyarakat Dayak Lundayeh untuk terus menjaga persatuan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, melalui pendidikan dan pelestarian budaya.

‎Menurutnya, budaya merupakan identitas yang harus terus dirawat oleh masyarakatnya sendiri.

Ia berharap kepengurusan yang akan terbentuk mampu menjalankan organisasi secara solid, menjaga persatuan, serta terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

‎Mengakhiri sambutannya, Wempi mengajak seluruh masyarakat Dayak Lundayeh untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tana Tidung.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...