Malinau
Evaluasi PKG, Dinkes Malinau Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Kesadaran Masyarakat
Rully Yulianti Pratiwi
06 August 2026
6 views

Evaluasi PKG, Dinkes Malinau Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

Malinau – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Malinau, Yuli Triana, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan keberhasilan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang merupakan program nasional.

Hal tersebut disampaikan Kadis Yuli usai menghadiri pertemuan pendampingan, koordinasi, dan evaluasi pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Ruang Sola Gracia RSUD Malinau, Kamis (6/8/2026).

Menurut Yuli, evaluasi yang dilakukan menunjukkan capaian PKG di Kabupaten Malinau masih tergolong rendah. Salah satu penyebab utamanya adalah masih rendahnya minat masyarakat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

"Kami sengaja melaksanakan kegiatan ini untuk mengevaluasi pelaksanaan PKG. Dari hasil evaluasi, memang minat masyarakat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan masih perlu ditingkatkan," ujarnya.

Karena itu, ia menilai keberhasilan program tidak bisa hanya bergantung pada Dinas Kesehatan. Dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan, mulai dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, sekolah dalam mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang memastikan masyarakat memiliki data kependudukan yang valid agar dapat terdaftar dalam sistem pemeriksaan.

Selain itu, pemerintah desa dan Tim Penggerak PKK juga diharapkan aktif mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.

Yuli menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus sehingga dapat segera dilakukan langkah pencegahan.

"Kalau masyarakat mengetahui sejak dini kondisi kesehatannya, maka penyakit-penyakit tersebut bisa dicegah atau dikendalikan melalui perubahan pola hidup yang lebih sehat," katanya.

Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut setelah kegiatan evaluasi, terutama melalui penyusunan rencana aksi (action plan) oleh seluruh puskesmas serta pemantauan secara berkala oleh bidang terkait di Dinas Kesehatan.

Menurutnya, evaluasi tidak akan memberikan hasil apabila tidak diikuti dengan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan capaian PKG di lapangan.

Yuli berharap masyarakat dapat menyambut baik program Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan bersedia mengikuti pemeriksaan ketika petugas kesehatan datang ke wilayah mereka.

Ia kembali menegaskan bahwa persoalan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, organisasi masyarakat, hingga masyarakat itu sendiri.

"Masalah kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya oleh Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan. Yang paling penting adalah kerja sama dan kolaborasi lintas sektoral agar masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini," pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...