Malinau
Wabup Malinau Tegaskan Tak Boleh Ada Usulan Prioritas Masyarakat yang Hilang
Rully Yulianti Pratiwi
17 September 2026
16 views

Wabup Malinau Tegaskan Tak Boleh Ada Usulan Prioritas Masyarakat yang Hilang

Malinau – Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si., membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Malinau Utara dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malinau Tahun 2028. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sembuak Warod, Selasa (15/9/2026).

Musrenbang Kecamatan Malinau Utara mengusung tema “Pemantapan Daya Saing Sumber Daya Manusia yang Harmonis dan Berbudaya dalam Bingkai Keberagaman dan Kemandirian.”

Dalam sambutannya, Wabup Jakaria menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum penting untuk memastikan seluruh kebutuhan dan aspirasi masyarakat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, pelaksanaan Musrenbang yang dilakukan lebih awal menjadi langkah penting agar pemerintah dapat menginventarisasi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Dengan demikian, program pembangunan yang dihasilkan diharapkan lebih matang dan mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

Wabup Jakaria menjelaskan, keterlibatan camat, kepala desa, ketua RT, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan. Kehadiran mereka dinilai penting untuk memastikan tidak ada usulan prioritas masyarakat yang terlewatkan dalam proses perencanaan.

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah yang ditugaskan mendampingi proses diskusi agar mencatat, mengawal, dan memastikan setiap usulan telah sesuai dengan bidang serta nomenklatur programnya.

“Jangan sampai usulan yang sudah dikawal dari tingkat bawah hilang tanpa alasan. Jangan sampai ada yang mencoret atau menggugurkan program-program prioritas RT, desa, dan kecamatan,” ujarnya.

Di sisi lain, Wabup mengakui bahwa keterbatasan anggaran daerah membuat seluruh usulan pembangunan belum tentu dapat direalisasikan sekaligus. Oleh karena itu, ia meminta peserta Musrenbang untuk mengutamakan program yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Beberapa prioritas yang ditekankan meliputi penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, serta sarana penunjang pertanian dan perekonomian masyarakat.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan masyarakat desa, serta penguatan ketahanan pangan juga menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan tahun 2028.

Mengakhiri sambutannya, Jakaria kembali mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan Musrenbang sebagai ruang diskusi bersama, mengesampingkan kepentingan sektoral, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Mulailah melihat pembangunan dari kacamata kepentingan bersama demi kemajuan Kabupaten Malinau yang sama-sama kita cintai,” pungkasnya.

Musrenbang Kecamatan Malinau Utara kemudian secara resmi dibuka dan dimulai oleh Wakil Bupati Malinau Jakaria sebagai bagian dari tahapan penyusunan RKPD Kabupaten Malinau Tahun 2028.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...