Malinau
Sumingkawot 2026 Berakhir, Semangat Anak Muda Dayak Tahol Lestarikan Budaya
Rully Yulianti Pratiwi
21 September 2026
7 views

Sumingkawot 2026 Berakhir, Semangat Anak Muda Dayak Tahol Lestarikan Budaya

Malinau- Plh Sekretaris Daerah Malinau Drs. H. Kamran Daik, M.Si., menutup secara resmi Festival dan Lomba Budaya Sumingkawot Tahun 2026.

Festival yang mengusung tema “Sumingkawot – Meloncat Menjaga Budaya”, berlangsung selama dua hari di Balai Adat Dayak Tahol, Desa Salap, Kecamatan Malinau Utara, Sabtu (19/9/2026) malam.

Festival Sumingkawot tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Dayak Tahol untuk mengenal dan menghidupkan kembali salah satu warisan budaya leluhur.

Dalam sambutannya, Plh Sekda H. Kamran menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemuda Dayak Tahol, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, antusiasme generasi muda dalam mengikuti Festival Sumingkawot menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budaya Dayak Tahol.

“Kita telah melihat anak-anak muda Dayak Tahol berkumpul, berlatih, bertanding dan saling memberikan semangat untuk kembali mengenal bahwa identitas budaya leluhur masih memiliki tempat di tengah kehidupan generasi saat ini,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, Sumingkawot mengajarkan nilai kebersamaan, kekompakan dan kerja sama tim. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam permainan tradisional yang membutuhkan keterlibatan dan kekuatan bersama untuk mencapai hasil yang diharapkan.

H. Kamran berharap Festival Sumingkawot dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda tahunan. Selain menjaga tradisi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Dayak Tahol kepada masyarakat yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menutup sambutannya, H. Kamran menyampaikan selamat kepada seluruh pemenang dan peserta festival. Ia mengajak masyarakat untuk terus melestarikan adat dan budaya Dayak Tahol sebagai tanggung jawab bersama agar warisan leluhur tetap hidup dan dapat diteruskan kepada generasi mendatang.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...