Malinau
Sanggar Tari Felefet Raih Juara Pertama Lomba Tari Kreasi Irau Malinau
Rully Yulianti Pratiwi
27 October 2026
31 views

Sanggar Tari Felefet Raih Juara Pertama Lomba Tari Kreasi Irau Malinau

Malinau – Sanggar Tari Felefet berhasil meraih juara pertama dalam lomba tari kreasi yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau sekaligus Irau Malinau ke-12 tahun 2026.

Lomba yang berlangsung di Panggung Budaya Liu' Burung, Sabtu (24/10/2026), tersebut diikuti 12 grup sanggar tari yang menampilkan kreasi terbaik mereka di hadapan para juri dan penonton.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengapresiasi penampilan seluruh peserta yang dinilainya luar biasa. Ia mengaku ikut merasakan ketegangan saat menyaksikan para peserta berkompetisi, terlebih ketika mereka menampilkan gerakan dengan tempo yang cepat dan penuh energi.

Menurut Bupati Wempi, setiap penampilan menunjukkan kreativitas, kekompakan, serta kemampuan para penari dalam memadukan gerakan dengan iringan musik. Ia juga mengapresiasi upaya para peserta yang tetap mempertahankan keaslian budaya meskipun dikemas dengan sentuhan kreasi modern.

“Artinya, kita bangga dengan apa yang ditampilkan anak-anak muda kita. Mereka tetap tidak meninggalkan keaslian budaya yang kita miliki,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan ritme musik dan gerakan yang semakin cepat merupakan bagian dari kreativitas dalam seni tari. Namun, hal tersebut membutuhkan energi, kekompakan, serta keselarasan gerakan agar menghasilkan penampilan yang apik.

Bupati Wempi pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan memberikan penampilan terbaik dalam memeriahkan Irau Malinau tahun ini.

Selain itu, ia berharap Irau Malinau dapat terus berkembang dan semakin dikenal luas, tidak hanya di Kalimantan Utara, tetapi juga di tingkat nasional hingga internasional.

Menurutnya, kegiatan budaya seperti Irau menjadi salah satu sarana penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Bumi Intimung kepada masyarakat yang lebih luas.

“Semoga Irau Kabupaten Malinau tidak hanya dikenal di tingkat Kalimantan Utara, tetapi sudah di tingkat nasional, bahkan dunia, sehingga kebudayaan kita bisa semakin memperkenalkan Bumi Intimung yang kita cintai ini,” tutupnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...