Malinau
RS Jangan Tolak Pasien! Penegasan Tegas Wabup Malinau Saat Safari Ramadhan di Masjid Wasiatul Islam
Rully Yulianti Pratiwi
03 March 2026
48 views

RS Jangan Tolak Pasien! Penegasan Tegas Wabup Malinau Saat Safari Ramadhan di Masjid Wasiatul Islam

Malinau – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat iman, mempererat silaturahmi, sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rombongan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau di Masjid Wasiatul Islam, Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Senin (2/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Jakaria juga menyampaikan bahwa kepemimpinan periode kedua masih menyisakan empat tahun ke depan untuk menuntaskan berbagai program pembangunan.

Ia menjelaskan, terdapat sedikit perubahan pada program inovasi, khususnya pada sektor pertanian dan tata kelola pemerintahan.

Program Pertanian Sehat (PESAT) menjadi pengembangan dari program sebelumnya, dengan fokus tidak hanya pada peningkatan hasil, tetapi lebih kepada kesejahteraan petani.

Pemerintah daerah berkomitmen melengkapi fasilitas pertanian, mendorong pertanian modern, serta menyiapkan generasi muda agar tertarik terjun di sektor ini.

Selain itu, konsep Smart Government (SAGET) juga diperkuat sebagai wujud pemerintahan yang cerdas dan transparan berbasis digitalisasi.

Melalui portal resmi yang dikelola Dinas Kominfo, masyarakat ke depan dapat mengakses berbagai informasi secara terbuka, mulai dari kegiatan pemerintah daerah, rincian APBD, hingga layanan publik seperti ketersediaan kamar dan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah.

“Kita ingin masyarakat tahu berapa APBD kita dan digunakan untuk apa saja. Termasuk informasi di rumah sakit, berapa kamar yang tersedia, dokter yang bertugas, semua bisa diakses melalui HP,” jelasnya.

Di bidang kesehatan, Jakaria menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan kepada Direktur RSUD agar tidak pernah menolak pasien, khususnya masyarakat Kabupaten Malinau.

Menurutnya, keselamatan dan penanganan pasien harus diutamakan, sementara urusan administrasi dapat diselesaikan kemudian.

“Sepanjang itu masyarakat Malinau, jangan pernah ditolak. Utamakan penanganan dan keselamatan pasien. Jika ada yang menolak, sampaikan kepada kami untuk kami evaluasi,” tegasnya.

Pemkab Malinau juga memastikan bahwa masyarakat kurang mampu yang belum memiliki BPJS Kesehatan dapat segera didaftarkan melalui mekanisme berjenjang, mulai dari RT hingga pemerintah desa, karena pembiayaannya ditanggung melalui APBD sesuai klaster yang berlaku.

Melalui kegiatan Safari Ramadhan maupun Safari Natal yang rutin digelar setiap tahun, pemerintah membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Bahkan, jeda waktu antara Magrib dan Isya dimanfaatkan sebagai forum diskusi langsung antara warga dengan kepala OPD maupun unsur Forkopimda yang hadir.

“Kami tidak ingin ada jarak antara pemerintah dan masyarakat. Gunakan kesempatan ini untuk berdiskusi, menyampaikan masukan, bahkan kritik. Tujuan kami satu, mempercepat kesejahteraan masyarakat Malinau menuju 2030 dan menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...