Malinau
Hari Kedua MTQ Malinau, Ketua LPTQ Monitoring Arena Perlombaan
Rully Yulianti Pratiwi
08 May 2026
0 views

Hari Kedua MTQ Malinau, Ketua LPTQ Monitoring Arena Perlombaan

Malinau – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., bersama Kepala Kementerian Agama, ketua panitia, dan sekretaris panitia melakukan peninjauan ke sejumlah arena perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXII tingkat Kabupaten Malinau, Kamis (7/5/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan lomba berjalan lancar pada hari kedua kegiatan. Beberapa arena yang dikunjungi di antaranya arena utama, arena kedua cabang Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

Kamran menjelaskan, secara umum pelaksanaan MTQ berjalan baik dan seluruh dewan hakim menjalankan tugas secara profesional.

“Setelah meninjau beberapa arena, alhamdulillah pelaksanaan hari kedua berjalan lancar. Dewan hakim saya lihat sudah profesional, begitu juga para peserta sangat semangat mengikuti seluruh cabang yang dilombakan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini sebagian cabang perlombaan sudah selesai dilaksanakan, sementara beberapa lainnya masih berlangsung di arena utama karena jumlah peserta yang cukup banyak.

Menurutnya, profesionalisme dewan hakim menjadi hal penting agar hasil perlombaan benar-benar objektif dan melahirkan peserta terbaik yang nantinya dipersiapkan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

Kamran juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Malinau direncanakan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi yang akan digelar pada Juni 2026 mendatang.

“Harapannya semua perlombaan dinilai secara profesional, karena bulan Juni nanti kemungkinan minggu ketiga atau keempat akan dilaksanakan MTQ tingkat provinsi dan Malinau menjadi tuan rumah,” katanya.

Terkait peserta yang akan mewakili Malinau di tingkat provinsi, Kamran menjelaskan para juara nantinya masih akan mengikuti tahapan seleksi dan training center (TC).

“Pemenang belum otomatis mewakili Malinau. Nanti akan ada seleksi lagi melalui TC. Kalau performanya tetap baik tentu akan lanjut, tetapi semua tergantung hasil penilaian dan kesiapan peserta,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi selama proses persiapan, termasuk kondisi kesehatan maupun kualitas suara peserta, sehingga evaluasi tetap dilakukan sebelum menentukan kafilah terbaik untuk tingkat provinsi.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...