
Musrenbang Malinau Utara, Camat Titip Aspirasi Infrastruktur kepada Wakil Bupati Lewat Pantun
Malinau – Camat Malinau Utara Nopis Muhramsyah Ishak, S.E., M.AP., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Malinau Utara.
Hal tersebut disampaikannya dalam Musrenbang Kecamatan Malinau Utara dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malinau Tahun 2028 yang dilaksanakan di Desa Sembuak Warod, Selasa (15/9/2026).
Nopis mengatakan, Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan aspirasi, menentukan prioritas pembangunan, sekaligus membangun komitmen bersama untuk kemajuan Kecamatan Malinau Utara.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersama-sama membangun sumber daya manusia yang berkualitas, mandiri dan berdaya saing, dengan tetap menjunjung tinggi budaya serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.
Dalam kesempatan tersebut, Nopis memberikan apresiasi kepada para ketua RT dan pemerintah desa yang dinilainya menjadi ujung tombak karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, RT dan masyarakat perlu terus diperkuat agar perencanaan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Nopis kemudian menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat Kecamatan Malinau Utara kepada Wakil Bupati Malinau. Aspirasi tersebut disampaikannya dengan cara yang cukup unik melalui pantun.
Salah satunya berkaitan dengan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Malinau Utara, khususnya akses menuju Balai Adat.
“Kapal bukan sembarang kapal, jalan dibuat si kayu jati, jalan Balai Adat kami belum diaspal, mohon dibantu di tahun ini,” ucapnya saat menyampaikan pantun.
Ia menyebut, aspirasi tersebut merupakan titipan masyarakat yang harus disampaikan dalam forum Musrenbang. Menurutnya, pemerintah kecamatan memiliki tanggung jawab untuk membawa kebutuhan masyarakat agar dapat menjadi bagian dari pembahasan prioritas pembangunan.
“Ini titipan kami, Pak. Kalau tidak saya sampaikan, saya tidak amanah,” ujarnya.
Nopis juga berharap proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat RT, desa hingga kecamatan dapat menghasilkan program yang tepat sasaran, bermanfaat dan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Dari RT kita serap aspirasi, dari desa kita susun prioritas, dan dari kecamatan kita satukan perencanaan. Bersama-sama kita wujudkan Malinau Utara yang maju, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.
Musrenbang Kecamatan Malinau Utara tersebut mengusung tema “Pemantapan Daya SDM yang Harmonis dan Berbudaya dalam Bingkai Keberagaman dan Kemandirian” sebagai bagian dari proses penyusunan RKPD Kabupaten Malinau Tahun 2028.




