
Manfaatkan Kekayaan Alam, Malinau Selatan Hilir Raih Gelar Juara Lomba Kuliner
Malinau – Kecamatan Malinau Selatan Hilir berhasil meraih Juara I dalam lomba kuliner berbahan baku lokal yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke- 27 Kabupaten Malinau dan Irau ke-12 Malinau. Posisi Juara II diraih Kecamatan Pujungan, sementara Juara III diraih Kecamatan Mentarang.
Lomba tersebut diikuti oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Malinau. Kegiatan berlangsung di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung pada Minggu (25/10/2026) sore.
Beragam makanan, minuman, hingga produk olahan unik ditampilkan oleh masing-masing peserta dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang berasal dari potensi sumber daya alam di wilayah mereka.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengapresiasi kreativitas para peserta yang mampu mengolah potensi lokal menjadi berbagai sajian kuliner menarik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kekayaan bahan baku lokal yang dimiliki setiap kecamatan.
Namun, ia mengingatkan bahwa pengembangan produk kuliner juga harus diimbangi dengan upaya menjaga ketersediaan bahan bakunya agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Salah satu contohnya adalah penggunaan ikan sungai sebagai bahan utama dalam berbagai sajian. Meski menjadi bahan baku yang banyak dimanfaatkan, ketersediaan ikan di sejumlah kecamatan masih terbatas karena sumber potensinya berada di wilayah lain.
“Potensi ini harus dijaga. Jangan sampai ketika produknya terus dikembangkan, sumber bahan bakunya justru hilang. Karena itu, keberlanjutan potensi daerah perlu menjadi perhatian kita bersama,” ungkap Bupati Wempi.
Ia berharap kegiatan lomba kuliner berbahan baku lokal dapat terus dilaksanakan untuk melatih kreativitas masyarakat, memperkenalkan produk unggulan setiap kecamatan, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi daerah.
Melalui kegiatan ini, setiap kecamatan diharapkan mampu mengembangkan bahan baku lokal menjadi produk kuliner yang bernilai tambah sehingga dapat membuka peluang usaha dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




