Malinau
Kemendikdasmen Terkesan! Begini Cara SDN 002 Malinau Barat Bangun Budaya Baca
Rully Yulianti Pratiwi
06 February 2026
1 views

Kemendikdasmen Terkesan! Begini Cara SDN 002 Malinau Barat Bangun Budaya Baca

Malinau – Guru SDN 002 Malinau Barat, Hepi, S.Pd., memaparkan berbagai praktik baik literasi yang diterapkan di sekolahnya saat kunjungan kerja rombongan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jumat (6/2/2026).

Di hadapan rombongan, Hepi menjelaskan bahwa kegiatan membaca di sekolah tidak hanya berfokus pada memahami cerita, tetapi juga dikaitkan dengan pembelajaran lain. Misalnya, melalui buku yang sama, siswa dapat mengenal nama-nama hewan di hutan sekaligus memahami konsep matematika seperti besar–kecil, tinggi–pendek, serta cepat–lambat.

Menurutnya, praktik baik tersebut telah terjadwal secara rutin. Sekolah melaksanakan kegiatan literasi seperti membaca massal, mendongeng, hingga menggambar cerita berdasarkan buku yang dibaca siswa. Hasil karya siswa pun dipajang sebagai bentuk apresiasi.

Ia menambahkan, setiap kelas memiliki program pojok baca dengan sistem perputaran buku secara berkala, baik dua minggu maupun satu bulan sekali.

Buku yang telah dibaca dikembalikan ke perpustakaan untuk ditukar dengan koleksi baru. Bahkan, siswa juga diperbolehkan meminjam buku untuk dibawa pulang.

“Dari kegiatan membaca, guru juga melatih keberanian siswa untuk tampil, misalnya melalui kegiatan mendongeng. Ketika ada lomba dari dinas pendidikan, anak-anak yang sudah dilatih bisa diikutsertakan,” ujarnya.

Program literasi tersebut turut diselaraskan dengan penerapan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti senam dan olahraga, makan sehat bersama, serta kegiatan belajar di luar ruangan pada waktu tertentu.

Hepi menyebutkan, minat baca siswa terutama kelas rendah, banyak dipengaruhi oleh cerita dan gambar dalam buku. Meski belum sepenuhnya memahami isi bacaan, siswa merasa senang melihat ilustrasi dan mulai mengenal konsep-konsep sederhana melalui cerita.

Ia berharap kegiatan literasi yang terjadwal ini dapat terus memudahkan guru dalam proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan kecintaan membaca sejak dini pada diri siswa.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...