
Hasil Monitoring Satgas MBG Malinau: Distribusi Lancar dan Menu Memenuhi Standar Gizi.
Malinau – Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Malinau yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Frent Tomi Lukas, S.Hut., M.Si., menyampaikan laporan hasil monitoring dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan distribusi penerima manfaat, pada Selasa (31/3/2026). Secara umum, hasil pengecekan menunjukkan kondisi dapur SPPG di beberapa lokasi berada dalam keadaan bersih dan tertata. Area pengolahan, penyimpanan bahan, hingga penyajian sudah dipisahkan dengan cukup baik, sementara peralatan masak dan wadah penyajian juga dalam kondisi layak pakai. Dari sisi bahan pangan, mayoritas bahan yang digunakan masih segar dan layak konsumsi. Penyimpanan bahan seperti sayur, buah, dan protein dinilai cukup baik, meskipun masih perlu perhatian khusus pada pengaturan suhu untuk menjaga kualitas bahan tertentu. Proses pengolahan makanan dilakukan secara fresh cooking atau dimasak di hari yang sama. Menu yang disajikan juga bervariasi dan telah memenuhi unsur gizi, mulai dari karbohidrat, protein, sayur, buah hingga susu. Petugas dapur sebagian besar sudah menggunakan perlengkapan dasar seperti celemek dan penutup kepala sesuai standar. Untuk produksi, beberapa dapur SPPG mencatat jumlah penerima manfaat yang cukup besar. SPPG Muhammadiyah melayani 2.551 orang dengan menu lengkap, sementara SPPG Tali Kasih Kurau Kecamatan Malinau Barat melayani 2.307 orang. Sedangkan SPPG Berbagi Kasih menyalurkan makanan kepada 2.261 penerima manfaat dengan menu yang juga beragam. Sementara itu, hasil monitoring distribusi di lapangan menunjukkan proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran. Di SDN 006 Batu Lidung, sebanyak 168 siswa menerima makanan dalam kondisi baik dan tepat waktu. Hal serupa juga terlihat di TK Kasih Bunda Desa Batu Lidung dengan 129 penerima manfaat, serta di Posyandu Menur yang menjangkau 95 orang. Secara keseluruhan, distribusi dari dapur ke lokasi berjalan tertib dan terkoordinasi. Waktu pengiriman relatif tepat menyesuaikan jadwal makan di masing-masing lokasi, dan kondisi makanan saat diterima tetap layak konsumsi. Sebagai tindak lanjut, Satgas MBG merekomendasikan agar seluruh dapur melengkapi data penerima manfaat, meningkatkan standar kebersihan dan penggunaan APD secara konsisten, menjaga keseimbangan menu gizi, serta memperkuat sistem monitoring dan pencatatan distribusi secara berkala. “Secara umum pelaksanaan kegiatan SPPG, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi kepada penerima manfaat, sudah berjalan baik dan sesuai sasaran. Namun masih perlu beberapa perbaikan terutama pada aspek administrasi, standar kebersihan, dan kelengkapan data,” ujar Frent Tomi Lukas.



