Malinau
Hadiri Pengurapan Pendeta, Sekda Tekankan Sinergi Gereja dan Pemerintah
Rully Yulianti Pratiwi
01 April 2026
1 views

Hadiri Pengurapan Pendeta, Sekda Tekankan Sinergi Gereja dan Pemerintah

Malinau– Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengajak gereja untuk semakin aktif berperan dalam membina karakter masyarakat di tengah tantangan era digital. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pengurapan Dedi Suryawan, S.Th., sebagai pendeta Gereja Toraja ke-1419 di Jemaat Efrata Malinau, tempat kebaktian Eden Semuluyun, Rabu (1/4/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Gereja Toraja yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembinaan iman, moral, dan kehidupan sosial masyarakat di Kabupaten Malinau.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada gereja yang selama ini sudah berperan aktif dalam membangun kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital, peran gereja menjadi sangat penting dalam membentuk karakter jemaat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, penggunaan telepon genggam saat ini ibarat “dunia dalam genggaman” yang dapat memberikan akses ke berbagai hal, baik positif maupun negatif. Karena itu, penguatan nilai spiritual menjadi kunci utama dalam membentengi diri.

“Siapa yang bisa mengontrol? Itu adalah diri kita sendiri. Di sinilah peran gereja sangat dibutuhkan untuk membimbing dan mengarahkan,” jelasnya.

Sekda juga mengingatkan tiga ancaman utama yang perlu diwaspadai bersama, yakni penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online, serta pinjaman online ilegal. Ketiganya dinilai dapat merusak kehidupan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Selain itu, ia juga mengajak gereja untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, khususnya dalam membantu masyarakat di sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan.

“Jadikan pemerintah sebagai mitra. Komunikasikan kebutuhan masyarakat, baik melalui kecamatan, desa, maupun dinas terkait, agar bisa bersama-sama kita cari solusi,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga budaya dan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas, sekaligus mempererat kebersamaan dalam kehidupan bergereja.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung pembangunan rumah ibadah, meskipun saat ini terdapat keterbatasan anggaran.

“Kita tetap berkomitmen membantu, namun harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami pengurangan anggaran,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Sekda mengajak seluruh jemaat untuk bijak menyikapi berbagai isu yang berkembang di masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Dedi Suryawan atas pengurapannya sebagai pendeta, dengan harapan dapat semakin memperkuat pelayanan dan membawa dampak positif bagi jemaat.

“Selamat melayani, semoga semakin kuat dalam iman dan mampu membimbing jemaat dengan baik,” tutupnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...