
Rapat Intimung, Budaya Pemkab Malinau
MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau kembali melaksanakan rapat Intimung pada hari Senin (20/3) kemarin di ruang Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau. Rapat Intimung merupakan rapat rutin yang dilaksanakan mulai tahun 2003 hingga sekarang dan sudah menjadi budaya Pemerintah Kabupaten Malinau.
Sebelum memulai rapat, Bupati Malinau Dr. Yansen TP M.Si mengajak seluruh peserta rapat yang terdiri dari pejabat eselon II, II dan IV di lingkungan Pemkab Malinau untuk menggelorakan semangat rapat dengan meneriaka motto yang baru-baru ini nia selalu sampaikan. Yaitu ‘Saya ada untuk semua dan Bersama Kita pasti bisa’.
“Malinau..,” teriak bupati. “Saya ada untuk semua,” sahut para pejabat dengan teriakan keras. “Pembangunan..,” teriak bupati lagi. “Bersama kita pasti bisa,” sahut para pejabat kembali dengan penuh semangat.
Dijelaskan Bupati Yansen TP, sebagai mana yang diketahui, rapat Intimung merupakan budaya Pemkab Malinau yang dibangun mulai tahun 2003 awal dan dilaksanakan dengan tujuan untuk menyatukan sikap, pandangan dan tindakan seluruh pejabat daerah. Selain itu, juga sebagai media pimpinan untuk menyampaikan pemikiran-pemikiran dan arahan-arahan yang strategis untuk dilaksanakan pejabat daerah.
“Itu kita rutin melakukan sampai hari ini. Harapan saya, rapat Intimung ini terus berlanjut sampai kapanpun. Karena menjadi suatu komitmen kita bersama-bersama melaksanakan tugas membangun Malinau,” ucapnya.
Untuk itu, lanjutnya, rapat Intimung yang digelar merupakan sebagai tujuan untuk menyatukan sikap mengawali tugas-tugas pekerjaan sebagaimana menjadi komitmen bersama membangun Malinau. Maka dari itu, dalam rapat ini ia ingin menyampaikan beberapa hal penting untuk menjadi komitmen bersama.
Supaya semua konsentrasi, ia pun meminta semua handphone untuk dinonaktifkan atau tidak difungsikan selama jalannya rapat. “Jadi tidak ada yang melihat handphone selama berjalannya rapat agar semua kita konsentrasi memberi waktu untuk sama-sama mendengar,” tegasnya seraya mengatakan bahwa ia akan maksimalkan waktu yang ada sebagai kesempatan untuk menyampaikan masukan terhadap pemikiran yang ada padanya.
“Dalam kaitan ini saya mengingatkan kita, bahwa kita sudah memulai sebuah budaya komunikasi di dalam forum interaktif SKPD. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan imbauan kepada seluruh pejabat yang hadir pada hari ini sebagai bagian Pemkab Malinau, agar kita marilah membudayakan sikap kontributif dalam hal ini memberi pandangan,” imbaunya.
Bupati pun berharap, agar para pejabat ini untuk aktif dan rajin memberi solusi serta pemikiran-pemikiran yang positif sebagai kontribusi untuk Malinau. Baik itu pada acara rapat Intimung, maupun di masing-masing satuan kerjanya, termasuk aktif di forum grup media sosial yaitu aplikasi Telegram yang menjadi sebuah kesempatan bagi pejabat eselon II, III dan IV untuk berkomunikasi dengan pimpinan dan stafnya hingga sampai bupati. Dalam rapat ini, lanjutnya lagi, juga merupakan kesempatan untuk menyeragamkan, menyamakan dan memberi kesempatan bersama berfikir untuk Malinau.
“Kepada seluruh pejabat daerah, mulai dari eselon IV, III dan eselon II, wajib kita berkontribusi . Karena catatan bapak ibu itu menjadi catatan yang tidak terhapus dan suatu saat kalau itu dianggap positif maka akan diambil menjadi pendapat. Oleh sebab itu saya harapkan mari bapak ibu menggunakan kesempatan dengan baik,” harapnya.
Tujuan ini, imbuhnya, yaitu untuk membangun budaya berpikir kreatif. Menurutnya, kalau pejabat tidak berpikir kreatif, itu tidak menggambarkan seorang pejabat yang dinamis. Karena sekarang dunia yang dinamis dan terus bergerak, sehingga teori saja tidak cukup untuk menjawab tantangan.Khusus kepada para pejabat, kata bupati, apabila saat diberi kepercayaan untuk mengemban satu tugas, ia harus berani mengambil sikap terhadap tugas pekerjaan. Karena sekecil apapun peran dalam tugas pekerjaan adalah kesatuan dari kekuatan kecil membentuk kekuatan besar. Karena lanjutnya lagi, kekuatan besar itulah himpunan atau kesatuan dari kekuatan kecil.“Siapa dia? Ya kita semua. Sebagaimana motto yang kita ucapkan tadi, saya ada untuk semua, bersama kita pasti bisa. Kesimpulannya, mari ke depan, saya harapkan semua pejabat daerah, mari kita proaktif bersikap, berpikir, bertindak untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. (ags/fly)
AGUSSALAM SANIP / RADAR TARAKAN
sumber : kaltara.prokal.co




