
Persiapkan Perda Terkait Full Day School
MALINAU – Dalam rangka membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu berkompetisi dengan dunia luar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menjalankan program Wajib Belajar 16 tahun dengan berupaya menggodokan peraturan daerah (Perda) terkait ‘Full Day School’.
Disini yang dimaksud ‘Full Day School’ adalah memaksimalkan hari pembelajaran anak sekolah dari hari Senin–Sabtu menjadi Senin–Jumat. Sebab, hari Sabtu akan dimanfaatkan sebagai hari keluarga dimana anak bisa berkumpul dengan keluarga dengan full selama 1 hari.
Dalam sebuah acara beberapa waktu lalu ,Wakil Bupati Kabupaten Malinau Topan Amrullah S.Pd.M.Si mengatakan bahwa untuk mencetak SDM yang lebih baik maka akan dimaksimalkan waktu belajar serta memberikan waktu anak kepada orang tua agar semakin dekat dan tidak kehilangan nilai-nilai terhadap keluarga.
“Kita sadar bahwa dalam kurun waktu yang berbeda serta setelah anak-anak kita mengenyam pendidikan di luar wilayah atau daerah akan sangat berubah serta waktu yang dimiliki keluarga untuk anak juga sangat sempit. Kita terus berusaha untuk memasukkan ‘Full Day School dalam Perda,” ucapnya.
Dijabarkanya, di Kabupaten Malinau mayoritas adalah petani sehingga orang tua sering mengajak anaknya ke ladang dan terkadang melalaikan kewajibanya untuk belajar. Selain itu, Malinau juga mayoritas Nasrani sehingga waktu berkumpul dengan keluarga setelah orang tua usai bekerja bagi PNS juga hanya hari Minggu karena Sabtu anak masih sekolah.
Untuk itu pemerintah melalui Buputi dan Wakil Bupati telah sepakat dengan adanya ‘Full Day School’ bisa memanfaatkan waktu bersama keluarga baik anak dan orang tua agar anak juga tidak kehilangan nilai keluarganya kepada orang tua. Begitu juga sebaliknya, karena kedekatan pada orang tua sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan anak, dengan arahan dan keterbukaan.
“Program unggulan wajib belajar 16 Tahun dari PAUD 2 tahun, TK 2 tahun, SD 6 tahun, SLTP 3 tahun, SMA 3 tahun secara gratis dari Pemda sudah kita lakukan serta proses Perbup menjadi Perda Full Day School Senin-Jumat, hari Sabtu bersama keluarga juga terus kita lakukan. Kita berharap SDM yang dipunya Malinau kedepan dapat bersaing dengan dunia luar,” tegasnya. (ewy/fly)
sumber : kaltara.prokal.co
EKO WIJIYANTO/RADAR TARAKAN




