
Satgas Pamtas Pamit, Pemkab Ucapkan Terima Kasih
MALINAU–Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia–Malaysia dari Batalion Infanteri 713/Satyatama, Kodam XIII/Merdeka dari Manado sudah mengakhiri tugasnya menjaga wilayah perbatasan di Kabupaten Malinau pada Desember 2016. Sebelum kembali ke batalion, para prajurit penjaga perbatasan itu berpamitan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau selaku tuan rumah.
Acara perpisahan tersebut sangat diapresiasi Pemkab Malinau dengan menggelar perpisahan sekaligus makan siang bersama di salah satu rumah makan. Dalam acara tersebut, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si yang berhalangan hadir karena ada tugas di luar daerah diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau Drs. Hendris Damus, M.Si dan juga didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum dan Aset Drs. H. Edy Marwan, M.Si dan beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Malinau.
“Saya atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malinau, mengucapkan banyak terima kasih atas inisiatif Pak Lettu Kav Edison mewakili komandannya, kemarin beliau datang ke saya, beliau ingin menyerahkan plakat sebagai cinderamata yang menunjukan bahwa sudah purna tugas, karena sudah bertugas kurang lebih 9 bulan di Kabupaten Malinau di daerah perbatasan kita dengan negara tetangga,” ujar Sekda Kabupaten Malinau Hendris Damus, (19/1) lalu.
Dalam kesempatan itu, Hendris Damus mengaku juga sudah melapor dengan Bupati tentang kegiatan tersebut dan Bupati menyampaikan salam hormat serta salam hangat kepada para prajurit Satgas Pamtas Batalion 713/Sataytama yang sudah purna tugas di Kabupaten Malinau.
Bagi Sekda, Cinderamata bukan hanya bentuk rasa terima kasih, melainkan adanya bukti bahwa semua memiliki kepedulian yang luar biasa terhadap daerah perbatasan yang merupakan salah satu wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang langsung berbatasan dengan negara tetangga Malaysia.
“Atas pengabdian saudara-saudara sekalian, pemerintah daerah juga mengucapkan banyak terimakasih. Ya, tentunya dalam hal pemerintah daerah selaku tuan rumah tidak bisa maksimal dalam memberikan pelayanan kepada saudara-saudara sekalian saat melaksanakan tugas dan pengabdiannya kepada wilayah perbatasan bangsa dan negara kita ini. Untuk itu, saya atas nama pemerintah daerah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena memang itulah keberadaan dan keterbatasan kita daerah Kabupaten Malinau,” ungkapnya. Untuk diketahui, Yonif 403/Wirasada Pratista Kodam IV/Diponegoro dari Kota Yogyakarta akan mengantikan Yonif 713/Satyatama. (ags/udn)
AGUSSALAM SANIP / RADAR TARAKAN
sumber : kaltara.prokal.co




