Malinau
Singkirkan Ego Sektarianisme, Utamakan Umat
DISKOMINFO MALINAU
05 January 2017
189 views

Singkirkan Ego Sektarianisme, Utamakan Umat

MALINAU- Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 71 Tahun 2017 ini menjadi poin penghayatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk bersiap lebih baik lagi dalam mengutamakan kepentingan umat. Tema HAB ke-71 yang diangkat juga berbau keumatan, yaitu “Bersih Melayani” dengan moto “Lebih dekat melayani umat”.

“Saya berharap ulang tahun HAB ini semakin memperkuat komitmen kita semua terhadap integritas dan etos kerja sebagai pelayan masyarakat dan pengayom semua umat beragama,” ujar Kepala Kantor Kemenag Malinau, H Ishak saat membacakan sambutan Menteri Agama RI, H Lukman Hakim Saifudin.

Menag  Lukman Hakim memberi penekanan agar ASN Kemenag benar-benar mampu menyingkirkan ego sektoral, sektarianisme (bigotri, diskriminasi atau kebencian yang muncul akibat perbedaan di antara suatu kelompok, seperti perbedaan denominasi agama atau fraksi politik) dan kebiasaan buruk lainnya dari lingkungan kerja Kementerian Agama.

“Kita harus bersikap sebagai agamawan sekaligus negarawan yang menempatkan kepentingan umat dan bangsa di atas kepentingan pribadi dan kelompok,” tegasnya masih dalam sambutan tersebut.

Semua catatan prestasi maupun kelemahan yang masih dimiliki Kemenag dalam melayani umat selama ini, ujarnya, patut disyukuri sebagai bahan pelajaran ke depan. Misalnya saja, di bidang penyelenggaraan haji, indeks kepuasan masyarakat  terus meningkat. Demikian pula indeks reformasi birokrasi yang sebelumnya berpredikat CC naik peringkat menjadi B. Yang membanggakan, Kemenag belum lama ini mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai Kementerian dengan kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbesar dalam APBN dan sederet prestasi lainnya.

Namun Kemenag juga tak boleh menutup mata, bahwa bersama prestasi ini pula Kemenag masih dapat warning “kuning” dari Ombudsman Nasional. Yaitu dalam standar pelayanan publik dan sejumlah catatan lain yang perlu dibenahi lebih baik.

Diharapkan Menag ke depan, instansi yang memiliki tagline “Ikhlas beramal” itu benar-benar menjadi corak dalam pengabdian pada masyarakat secara tulus. “Selalu sadar bahwa kerja kita bukan hanya dinilai manusia, tapi juga diperhitungkan oleh Tuhan yang Maha Mengetahui. Mari kita tunjukkan bahwa kebaikan ajaran Agama merupakan obor bagi perbaikan kualitas manusia,” tegas Menag.

Dalam kesempatan yang sama, secara khusus Kepala Kantor Kemenag Malinau H. Ishak menegaskan bahwa HAB tahun ini dimaknai sebagai upaya dalam merealisasikan dari tema nasional yaitu lebih dekat melayani umat. “Berharap ke depan Kemenag bisa lebih maju sesuai harapan pak Menteri dan motto Hari Amal Bakti,”harapnya.

Sementara itu, sebagai instansi yang menaungi sejumlah agama, Ishak juga kembali mengingatkan pentingnya toleransi dan kerukunan umat beragama. Terlebih saat sekarang ini, kehidupan masyarakat  masih diwarnai suara-suara yang membahayakan toleransi.    “Kita mengimbaukan bahwa menjaga toleransi bukan hanya tugas Kemenag, tapi seluruh umat wajib menjaga keamanan, toleransi dan kondusivitas negeri tercinta ini,”tegasnya.

Di Malinau sendiri merupakan wilayah dengan penduduk heterogen suku dan agama, sehingga diharapkan mampu menjadi daerah yang layak dicontoh toleransinya dalam menjaga kerukunan umat.

Dalam memperingati HAB ke 71 Tahun 2017 kemarin, Kemenag juga memilih mengecat aksesoris taman dengan tema utama “warna pelangi” yang merupakan semboyan Kabupaten Malinau. Walaupun berbeda-beda tetapi bisa bersatu dan tidak ada warna yang paling menonjol.  Artinya, semua masyarakat bisa bersatu tanpa mengedepankan kelompok dan golongan, tetapi semua  bersatu untuk membangun Malinau. “Kita berharap toleransi umat beragama di Malinau tetap terjaga baik dan meningkat. Mari kita menjaga keutuhan dan persatuan umat beragama di Malinau ini,” imbaunya. (ida/udn)

sumber : kaltara.prokal.co

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...