Malinau
Yansen : Mari Berpikir Positif dan Maju
DISKOMINFO MALINAU
27 December 2016
413 views

Yansen : Mari Berpikir Positif dan Maju

MALINAU - Tempat tidak pernah merubah kita, tapi kita lah yang bisa merubah tempat. Malinau tidak akan bisa berubah menjadi positif, kalau kita tidak hidup dengan positif. Malinau tidak bisa maju, kalau kita tidak berpikir maju. Hal itu ditegaskan Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi saat menyampaikan sambutan di acara perjalanan Ibadah natal Bupati Tahun 2016 di Desa Tanjung Keranjang, Kecamatan Malinau Kota, Sabtu (17/12) lalu.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh umat Kristen, khususnya yang ada di Malinau Kota, mari kita wujudkan damai untuk maju dan sejahtera di Kecamatan Malinau Kota dan khususnya di Kabupaten Malinau,” ujar Bupati Yansen TP di hadapan masyarakat Desa Tanjung Keranjang dan desa-desa di Malinau Kota lainnya yang turut hadir di Balai Adat Udau Jalung, Tanjung Keranjang.

Dikatakan Bupati, motivasi perjalanan ibadah Natal sebagai mana yang pihaknya lakukan, tidak lain adalah bagaimana pemerintah daerah melihat dan menyaksikan langsung seperti apa dan bagaimana penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik di seluruh tempat yang didatangi.

Ia bersyukur, apa yang disaksikan dari proses penyelenggaraan pemerintahan semua sudah berjalan dengan sebaik-baiknya. Sebagaimana yang dilaporkan oleh camat dan kepala desa serta dari hasil tinjauannya secara langsung, kegiatan pembangunan sudah bisa berjalan dengan baik. Namun demikian, lanjut dia, tentu harus tetap meningkatkan upaya kerja keras semua pihak. Karena, apa yang saat ini dirasakan bukanlah hasil final atau kondisi akhir, tetapi merupakan satu langkah menuju kepada sasaran yang ingin dicapai ke depan. “Apa yang ingin kita capai, tidak lain adalah maju dan sejahteranya masyarakat dan Kabupaten Malinau. Bagaimana kita mewujudkan maju dan sejahtera Bapak Ibu? Kita laksanakan pembangunan Malinau dengan berlandaskan pada Gerakan Desa Membangun (Gerdema), gerakan masyarakat Malinau membangun. 2016 – 2021 kita punya target pembangunan adalah melibatkan seluruh masyarakat, tidak terkecuali siapapun dalam membangun. Yang kita orentasikan pembangunan di tingkat RT, fokus pembangunan komunitas masyarakat,” ungkapnya.

Hal ini sangat penting, lanjut Yansen, dari hasil pembangunan jika dikatakan kita puas, apakah itu kepuasan yang sesungguhnya dan apakah kita berhasil, apakah itu keberhasilan yang sesungguhnya. “Langkah ke depan masih panjang. Kita harus kerja keras, bagaimana kita membangun kehidupan masyarakat Malinau lebih maju lagi dan lebih sejahtera lagi dari apa yang kita rasakan saat ini. Sekali lagi saya sampaikan bagaimana kita harus bekerja keras untuk lebih maju lagi dan lebih sejahtera lagi dari apa yang kita rasakan saat ini,” cetusnya.

Lebih lanjut dikatakan, masih banyak orang berpandangan sinis dan pesimis, bahkan berpandangan negatif terhadap apa yang dirasakan dan apa yang kita nikmati Kabupaten Malinau saat ini. Untuk itu, Bupati meminta masyarakat jangan pesimis dengan kondisi yang ada, seolah berada pada keterpurukan yang sangat jauh dari harapan. Tapi harus mensyukuri berkat Tuhan, harus mensyukuri rahmat Tuhan, dan harus mensyukuri apa yang Tuhan berikan kepada kita.“Kita syukuri apa yang Tuhan berikan kepada kita, kenapa kita mendapatkannya, karena kita kerja keras. Kita mensyukuri dengan bagaimana langkah-langkah kita untuk bekerja lebih keras lagi, lebih baik lagi, lebih maju lagi, lebih berupaya dengan sungguh-sungguh. Karena Tuhan akan memberi berlipat ganda kepada kita,” tuturnya.“Inilah harapan dan ajakan saya, mari kita membangun bapak ibu. Tidak terkecuali, siapapun di desa, siapapun itu,” tambahnya.Memang, kata Bupati, ia melihat di beberapa tempat yang sibuk membangun itu hanya beberapa orang tertentu dan itu karena terlalu lama masyarakat termarjinalkan dalam situasi sistem, termarjinal dalam arti tidak terlibat dalam sistem yang ada dengan baik, sehingga banyak orang yang apatis yang tidak mau terlibat atau memang sengaja tidak mau terlibat. “Nah saya berharap bapak ibu, pembangunan kita berdasarkan dan beorentasi pada RT atau komunitas masyarakat,” pungkasnya.(ags/aan)sumber : kaltara.prokal.coAGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...