Malinau
Kembangkan SISKOMPAD Sampai Daerah Terpencil
DISKOMINFO MALINAU
03 October 2016
532 views

Kembangkan SISKOMPAD Sampai Daerah Terpencil

MALINAU-Kondisi geografis Kabupaten Malinau yang unik dengan topografi wilayah di beberapa kecamatan yang cukup sulit untuk diakses melalui jalur darat dan sungai. Maka mengharuskan Pemerintah Kabupaten Malinau membuat terobosan-terobosan yang mampu memecah kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dengan kecamatan yang ada di perbatasan.

Salah satunya, dikatakan Kabag Pengelola Data Elektronik (PDE) Setkab Malinau M Fiteriady S.STP MSi  penyelenggaraan electronic government dengan memanfaatkan kecanggihan tehnologi saat ini yang dapat membuka akses komunikasi dan informasi bagi masyarakat. Khususnya yang berada di daerah terpencil, dan berada digaris perbatasan antara Indonesia –Malaysia.

Untuk mengefektifkan serta memaksimalkan fungsi penyelenggaraan electronic government, ditetapkan Peraturan Bupati Malinau nomor 65 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Electronic Government di lingkungan Pemkab Malinau. Disitu menjabarkan peran SKPD terkait untuk menjembatani akses komunikasi dan informasi antara Pemerintah Daerah dengan aparatur di Kecamatan dan Desa. Berikut produk e-gov yang dihasilkan sebagai terobosan inovatif yang dibangun dan dikembangkan oleh Pemkab Malinau. “Yaitu SISKOMPAD (Sistem Komunikasi dan Informasi Terpadu),” sebut M Fiteriady kepada media ini Jumat, kemarin.

Dikatakan, jaringan SISKOMPAD merupakan penyediaan jaringan komunikasi data, suara dan video yang ditransmisikan melalui kombinasi media yang menggunakan kabel, wireless dan VSAT (Tehnologi Satelit). Pemanfaatan tehnologi VSAT digunakan untuk lokasi yang tidak terjangkau oleh kabel ataupun radio wireless. Untuk Kabupaten Malinau, ada 11 (sebelas) wilayah kecamatan yang dipasang perangkat SISKOMPAD. 5 (Lima) diantaranya termasuk kecamatan di perbatasan, “Sedangkan 6 (enam) kecamatan lainnya termasuk pada kecamatan penyangga dan jauh dari perkotaan,” sebutnya.

Dijelaskan, konfigurasi SISKOMPAD secara umum terdiri dari jaringan wireless LAN yang menghubungkan Kantor Bupati Malinau dengan SKPD-SKPD ataupun Kantor Camat yang ada disekitarnya, kemudian untuk jaringan Vsat yang menghubungkan Kantor Bupati Malinau dengan 11 (sebelas) kecamatan yang jaraknya jauh dan tidak terjangkau oleh jaringan wireless.

Untuk tahap pengembangan berikutnya, Pemkab Malinau akan memperluas akses SISKOMPAD hingga ke desa-desa. Untuk perangkat dalam SISKOMPAD terbagi atas dua diagram fungsi, yaitu rack system untuk Kabupaten dan rack system untuk kecamatan. Pada rack system kabupaten, SISKOMPAD terdiri atas dish (parabola Vsat), Modem Sathpath, Cisco Switch, Mikrotik router, Soundwin, Switch LAN dan Jaringan PABX Pemkab Malinau. Sedangkan pada rack system kecamatan terdiri atas dish, modem sathpath, soundwin, switch 16p, perangkat pendukung berupa fax, telepon analog dan video conference.

Perangkat seperti tersebut diatas, dibeberkan mantan kabag Humas dan Protokol Setkab Malinau ini,  menghasilkan beberapa pemanfaatan fungsi untuk mendukung peningkatan kinerja aparatur kecamatan dan layanan informasi bagi masyarakat. Yaitu komunikasi telepon analog yang dimanfaatkan oleh SKPD dan kantor camat untuk saling berkomunikasi tanpa dipungut biaya.

Kemudian komunikasi telepon khusus GSM, pemanfaatan akses telepon selular dengan jaringan GSM ini untuk memudahkan komunikasi dari wilayah lain dengan menggunakan ponsel.  Selain itu, secara berkala Pemkab Malinau melakukan video conference dengan kecamatan-kecamatan untuk mengefisienkan waktu, tenaga dan anggaran dengan menggunakan perangkat ini. Sehingga rapat ataupun pertemuan yang harus dihadiri oleh camat dapat dilakukan via vcom dan dalam satu waktu kegiatan. Termasuk juga faximile.(ida/fly)

HUMAS UNTUK RADAR TARAKAN

sumber: kaltara.prokal.co

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...