
Wakil Bupati Malinau Tinjau PLBN Long Nawang, Dorong Optimalisasi Fungsi dan Potensi Perbatasan
Malinau, 16 Agustus 2026 — Di sela kunjungannya menghadiri Upacara Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Kayan Hulu, Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si., menyempatkan diri meninjau fasilitas Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Nawang di Desa Nawang Baru.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Badan Perbatasan Kabupaten Malinau Setim Ala, S.E., M.Si., serta Kasubid Keamanan dan Kebersihan Yudhi Kristian. Rombongan meninjau sejumlah fasilitas dan berdialog langsung dengan petugas terkait aktivitas serta kondisi pengelolaan PLBN.
Wakil Bupati Jakaria menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan dan kemegahan PLBN Long Nawang yang dinilai memiliki potensi besar bagi Kabupaten Malinau. Namun, berdasarkan hasil peninjauan dan informasi dari petugas, pemanfaatan fasilitas tersebut hingga kini masih belum berjalan secara maksimal.
“Sebagai warga Malinau dan Wakil Bupati, saya merasa bangga melihat megahnya PLBN Long Nawang. Namun, fasilitas ini harus benar-benar dimaksimalkan sesuai dengan fungsinya sebagai pintu perbatasan,” ujar Jakaria.
Ia menyoroti masih adanya sejumlah institusi yang belum sepenuhnya menempati fasilitas yang telah disediakan, termasuk instansi yang memiliki kewenangan dalam pemeriksaan lintas batas seperti Imigrasi dan Bea Cukai. Menurutnya, kehadiran instansi terkait sangat penting untuk mendukung pelayanan, keamanan, serta pengawasan terhadap aktivitas keluar-masuk orang dan barang.
Selain aspek pelayanan dan keamanan, Jakaria juga melihat PLBN Long Nawang memiliki potensi untuk menjadi salah satu ikon Kabupaten Malinau sekaligus destinasi wisata perbatasan. Kemegahan bangunan dan lokasinya yang berada di kawasan perbatasan dinilai dapat menarik masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah.
Ia juga mendorong masyarakat sekitar untuk memanfaatkan fasilitas usaha yang telah disediakan di kawasan PLBN, sehingga keberadaan PLBN dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Long Nawang.
“Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun dengan biaya besar tidak dimanfaatkan secara maksimal. Kita berharap PLBN ini benar-benar hidup, baik sebagai pintu lintas batas, pusat pelayanan, maupun sebagai penggerak perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Jakaria turut menekankan pentingnya peningkatan jumlah dan kapasitas petugas, khususnya dalam pemeliharaan kawasan PLBN yang cukup luas. Menurutnya, keterbatasan personel dapat memengaruhi optimalisasi pengelolaan dan pemeliharaan sejumlah fasilitas.
Keberadaan PLBN juga diharapkan mampu memberikan kemudahan dan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Malinau yang selama ini memiliki hubungan dan aktivitas ekonomi dengan wilayah perbatasan negara.
“Dengan adanya PLBN Long Nawang, kita berharap masyarakat dapat lebih mudah, aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan lintas batas. Di sisi lain, pengawasan terhadap keluar-masuknya orang maupun barang juga dapat dilakukan dengan lebih baik,” jelasnya.
Wakil Bupati berharap koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola PLBN, instansi vertikal, aparat keamanan, serta masyarakat terus diperkuat dimana tidak hanya menjadi bangunan megah di kawasan perbatasan, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat pelayanan lintas batas sekaligus menjadi salah satu ikon Kabupaten Malinau.




