Malinau
Wabup: Anak Pedalaman Malinau Punya Potensi Setara Anak Kota
Rully Yulianti Pratiwi
02 September 2026
52 views

Wabup: Anak Pedalaman Malinau Punya Potensi Setara Anak Kota

Malinau – Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si., menegaskan bahwa penguatan literasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Wabup Jakaria saat menghadiri Forum Konsultasi Publik Penyusunan Peta Jalan Revitalisasi Perpustakaan Sekolah dan Madrasah yang digelar di Ruang Laga Feratu, Rabu (2/9/2026).

Dalam sambutannya, Wabp Jakaria menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PPN/Bappenas yang telah memilih Kabupaten Malinau sebagai lokasi pelaksanaan forum konsultasi publik, peer to peer learning, dan visitasi lapangan.

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus pengakuan bahwa praktik baik yang tumbuh dari wilayah perbatasan dapat menjadi bagian dari pembelajaran nasional.

“Literasi merupakan salah satu pondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Tantangan kita bukan hanya memperluas akses pendidikan, tetapi bagaimana memastikan hadirnya ekosistem literasi yang mampu melahirkan generasi yang unggul, kritis, kreatif dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menekankan, perpustakaan tidak boleh lagi hanya dipandang sebagai tempat menyimpan buku. Lebih dari itu, perpustakaan harus menjadi ruang belajar, ruang tumbuh, sekaligus ruang untuk melahirkan inovasi.

Dengan wilayah Kabupaten Malinau yang luas mencapai sekitar 34 ribu kilometer persegi, terdiri dari 15 kecamatan dan 109 desa, serta memiliki tantangan geografis yang cukup berat, pemerataan akses pendidikan dan pengetahuan menjadi tantangan tersendiri.

Namun demikian, Wabup menegaskan bahwa kondisi geografis tidak boleh menjadi alasan untuk membatasi kesempatan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memperoleh pendidikan dan pengetahuan.

“Anak yang lahir dan tumbuh di pedalaman Malinau memiliki potensi yang sama dengan anak-anak yang lahir di kota-kota besar. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang dan mengakses pengetahuan,” katanya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...