Malinau
Tak Sekadar Safari Ramadhan, Wabup Dorong Pertanian Modern dan Produk Malinau Tembus Luar Daerah
Rully Yulianti Pratiwi
04 March 2026
46 views

Tak Sekadar Safari Ramadhan, Wabup Dorong Pertanian Modern dan Produk Malinau Tembus Luar Daerah

Malinau – Masjid Al Muhajirin, Desa Malinau Hilir, Kecamatan Malinau Kota menjadi lokasi selanjutnya kunjungan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Malinau, Jakaria, yang hadir bersama jajaran perangkat daerah untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan penuh berkah, bulan penguatan iman dan takwa, sekaligus momentum mempererat ukhuwah Islamiyah.

Melalui Safari Ramadhan, pemerintah ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, memperkuat silaturahmi, serta menyatukan langkah dalam membangun Kabupaten Malinau yang dicintai bersama.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Malinau Hilir, untuk menjadikan Ramadhan sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan yang dijalankan pemerintah bukan berdasarkan kepentingan, melainkan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

“Safari Ramadhan tahun ini spesial, karena menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung apa yang menjadi kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Wabup juga menegaskan bahwa visi dan misi pembangunan daerah pada periode kedua tetap konsisten seperti periode pertama.

Tidak ada yang dikurangi, namun terdapat perluasan pada dua nomenklatur program, yakni Rasda Plus yang kini menjadi “Pertanian Sehat” serta program “Smart Government”.

Pada sektor pertanian, pemerintah mulai mendorong modernisasi dengan memperkenalkan teknologi pertanian. Jika sebelumnya fokus pada satu jenis komoditas, kini cakupannya diperluas ke pertanian dalam arti yang lebih luas dan modern.

“Doakan APBD kita cukup. Ke depan kita ingin pertanian semakin modern, bahkan alat-alat bisa dikendalikan dengan teknologi. Generasi muda harus kita siapkan agar mampu mengikuti perkembangan zaman,” ungkapnya.

Ia menyadari tantangan ke depan semakin besar, terlebih menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, program Smart Government menjadi penting agar tata kelola pemerintahan semakin cerdas dan berbasis teknologi informasi, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, desa, bahkan RT.

Di bidang pendidikan, Jakaria menegaskan komitmen pemerintah untuk mempertahankan pendidikan gratis serta peningkatan kualitas guru melalui pendidikan lanjutan dan tambahan tunjangan.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya mendorong produk lokal agar mampu dipasarkan ke luar daerah. Ia menyebutkan, kapal-kapal dari Surabaya yang datang ke Malinau membawa barang, namun kerap kembali tanpa muatan.

Ke depan, pemerintah ingin menyiapkan produk pertanian dan hasil kerajinan daerah agar bisa dipasarkan keluar, sehingga perputaran ekonomi semakin kuat.

“Kita harus punya target. Jangan hanya menerima barang dari luar, tetapi juga mampu mengirim produk kita ke luar,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Jakaria membuka ruang dialog dengan masyarakat usai salat Magrib hingga sebelum Isya, agar aspirasi dapat disampaikan langsung kepada pemerintah.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...