Malinau
Pencanangan Desa Cantik, Kolaborasi BPS dan Pemkab Malinau Dorong Pembangunan Berbasis Data
Rully Yulianti Pratiwi
29 April 2026
1 views

Pencanangan Desa Cantik, Kolaborasi BPS dan Pemkab Malinau Dorong Pembangunan Berbasis Data

Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai langkah strategis dalam mendorong pembangunan berbasis data di tingkat desa. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malinau, Ajang Kahang, S.Sos., M.Si., di Aula Kecamatan Malinau Barat (29/4/2026).

Program Desa Cantik merupakan inisiatif BPS yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan data statistik desa agar lebih akurat, sistematis, dan berkelanjutan. Pada tahap awal, pencanangan difokuskan pada tiga desa, yakni Desa Tanjung Lapang, Desa Lidung Kemenci, dan Desa Semangaris, sebagai percontohan pelaksanaan program di Kabupaten Malinau.

Dalam sambutannya, Ajang Kahang menegaskan bahwa penguatan data menjadi kebutuhan mendasar di era digital saat ini. Menurutnya, pembangunan tanpa didukung data yang akurat akan menyulitkan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Tanpa penguasaan data, kita ibarat berjalan tanpa arah. Oleh karena itu, program Desa Cantik ini menjadi langkah penting dalam memastikan setiap perencanaan pembangunan di desa didasarkan pada data yang valid dan terpercaya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan inovasi daerah Smart Government yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Malinau, di mana seluruh layanan dan tata kelola pemerintahan diarahkan berbasis digital dan data.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan BPS dalam memberikan pelatihan dan pendampingan kepada aparatur desa. Meski ilmu statistik dikenal kompleks, Ajang Kahang optimistis melalui pembinaan bertahap, desa-desa mampu mengelola data secara mandiri.

“Kami dari Dinas Kominfo akan turut memfasilitasi dan mendukung penuh pelaksanaan program ini. Harapannya, data yang dihasilkan desa dapat tersusun rapi, akurat, dan dapat dimanfaatkan untuk penyusunan program pembangunan ke depan,” tambahnya.

Program Desa Cantik tidak hanya berhenti pada tahap pencanangan, tetapi akan dilanjutkan dengan pelatihan, pembinaan, hingga implementasi di tingkat desa. Dengan demikian, desa diharapkan mampu menyusun profil desa yang komprehensif serta mengoptimalkan pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan.

Pemerintah Kabupaten Malinau menyampaikan apresiasi kepada BPS atas dukungan dan kerja sama yang terjalin. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas desa dalam mengelola data sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Melalui program ini, desa-desa di Kabupaten Malinau diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pembangunan di era digital, dengan menjadikan data sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan dan program yang dijalankan.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...