Malinau
Penanganan Stunting Berbasis Data, Pemkab Malinau Libatkan Kecamatan hingga Desa
Rully Yulianti Pratiwi
01 September 2026
19 views

Penanganan Stunting Berbasis Data, Pemkab Malinau Libatkan Kecamatan hingga Desa

Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau terus memperkuat upaya penanganan dan pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dilakukan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Penanganan Stunting Kecamatan Malinau Utara yang digelar di Tebengang, Kamis (27/8/2026).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau, Yuli Triana, S.Sos., M.Si., mengatakan penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan. Peran kecamatan, desa, RT, kader Posyandu, PKK hingga sekolah sangat penting untuk memastikan intervensi berjalan sesuai kondisi di lapangan.

“Rapat lintas sektoral ini kita lakukan agar semua pihak bisa membahas bersama berdasarkan data yang ada di desa,” kata Yuli saat ditemui usai kegiatan.

Menurutnya, penyebab stunting pada setiap anak bisa berbeda. Di antaranya berkaitan dengan infeksi maupun tidak terpenuhinya kebutuhan gizi. Karena itu, setiap desa perlu mengetahui secara jelas profil anak yang mengalami stunting sehingga penanganannya dapat dilakukan secara tepat.

Petugas kesehatan, kata Yuli, akan melakukan intervensi spesifik. Namun, langkah tersebut harus diperkuat dengan pengawasan, pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan oleh pemerintah kecamatan, desa, kader Posyandu, PKK dan masyarakat.

“Treatment-nya berbeda-beda sesuai kondisi masing-masing anak dan masing-masing desa,” jelasnya.

Dengan pendekatan berbasis data dan kerja sama lintas sektor hingga tingkat desa, Pemkab Malinau menargetkan penanganan balita stunting dapat berjalan lebih tepat sekaligus mencegah munculnya kasus stunting baru.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...