Malinau
Panitia MTQ ke-22 Tingkat Kabupaten Malinau Resmi Dibentuk, Pelaksanaan Direncanakan Usai Idul Fitri
Rully Yulianti Pratiwi
26 February 2026
15 views

Panitia MTQ ke-22 Tingkat Kabupaten Malinau Resmi Dibentuk, Pelaksanaan Direncanakan Usai Idul Fitri

Malinau– Ketua LPTQ Kabupaten Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., memastikan persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten mulai berjalan. Hal itu disampaikannya usai rapat pembentukan panitia MTQ Kabupaten Malinau ke-22 yang digelar di Ruang Rapat Intulun, Selasa (24/2/2026).

Kamran menjelaskan, panitia telah resmi dibentuk dan selanjutnya masing-masing koordinator akan menggelar rapat lanjutan sesuai tugas dan fungsi (tusi) yang telah dibagi.

“Agenda berikutnya kita akan rapat kembali melalui koordinator masing-masing. Termasuk Dewan Hakim juga akan mengatur pertemuan mereka sendiri, baik di masjid atau tempat lain yang disepakati,” ujarnya.

Untuk jadwal pelaksanaan, MTQ tingkat Kabupaten Malinau direncanakan berlangsung sekitar 20 hari setelah Idul Fitri. Namun demikian, waktu tersebut masih bersifat rencana awal dan bisa saja dimajukan.

“Kita pertimbangkan juga masa cuti bersama. Jangan sampai peserta atau panitia masih dalam suasana libur/pulang kampung. Jadi diperkirakan sekitar 20 hari setelah Idul Fitri, bisa juga lebih cepat,” jelasnya.

Terkait lokasi kegiatan, Kamran menyebutkan tempat pelaksanaan akan ditentukan kemudian setelah mendapatkan persetujuan dari pimpinan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa rapat kali ini baru sebatas pembentukan panitia MTQ tingkat kabupaten. Sementara untuk MTQ tingkat provinsi, pihaknya masih menunggu arahan dan undangan resmi dari pemerintah provinsi.

“Kalau untuk provinsi, kita menunggu panggilan dan petunjuk dari provinsi seperti apa teknisnya,” katanya.

Dengan terbentuknya panitia, diharapkan seluruh rangkaian persiapan MTQ ke-22 tingkat Kabupaten Malinau dapat berjalan lancar dan lebih terkoordinasi.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...