Malinau
Maulid Nabi 1448 H, Pemkab Malinau Dorong Masyarakat Rawat Kerukunan dalam Keberagaman
Rully Yulianti Pratiwi
27 August 2026
2 views

Maulid Nabi 1448 H, Pemkab Malinau Dorong Masyarakat Rawat Kerukunan dalam Keberagaman

Malinau- Bupati Malinau dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si., mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat persatuan, kerukunan, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Darul Jalal, Desa Malinau Hulu, Rabu (26/8/2026). Wabup Jakaria mengatakan, Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi momentum untuk memahami dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tema Maulid tahun ini, “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Merawat Kerukunan, Menguatkan Persaudaraan dalam Keberagaman Malinau”, sangat relevan dengan kondisi Kabupaten Malinau yang memiliki masyarakat dari beragam suku, etnis, budaya, agama, dan tradisi. “Perbedaan jangan kita lihat sebagai alasan untuk terpecah-belah. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan dan modal sosial bagi Malinau untuk terus maju,” ujarnya. Ia menegaskan, masyarakat Malinau boleh berbeda suku, budaya, bahasa, maupun keyakinan, tetapi seluruhnya memiliki rumah dan tanggung jawab yang sama untuk menjaga keamanan, kedamaian, persatuan, serta membangun daerah. Wabup Jakaria juga mengaitkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dengan pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya menyangkut infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia, karakter, kebersamaan, dan kehidupan masyarakat yang bermartabat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menerapkan nilai kejujuran, amanah, keadilan, kepedulian, dan gotong royong dalam kehidupan maupun dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar maupun menyebarkan berita yang dapat memicu kebencian. Setiap persoalan, kata dia, sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi, dialog, musyawarah, dan semangat kekeluargaan. Khusus kepada generasi muda, Wabup Jakaria berpesan agar menjadi generasi yang berilmu sekaligus berakhlak. Teknologi harus dimanfaatkan untuk belajar dan berkarya, bukan untuk menyebarkan kebencian. Ia juga mendorong generasi muda untuk bangga terhadap budaya daerah, tetap menjaga adat dan identitas, namun terbuka terhadap kemajuan serta mampu bersaing di tingkat nasional hingga global. Mengakhiri sambutan Bupati Malinau, Wabup Jakaria mengajak masyarakat menjadikan Malinau sebagai rumah besar bersama, tempat setiap suku dihargai, setiap agama dihormati, setiap budaya dilestarikan, dan setiap warga memiliki kesempatan untuk tumbuh dan sejahtera. “Mari kita teladani akhlak Rasulullah, kita rawat kerukunan, dan kita kuatkan persaudaraan dalam keberagaman Malinau,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...