Malinau
Logo dan Maskot Porprov II Kaltara Diluncurkan, Kreativitas Anak Malinau Mendapat Apresiasi
Rully Yulianti Pratiwi
14 September 2026
4 views

Logo dan Maskot Porprov II Kaltara Diluncurkan, Kreativitas Anak Malinau Mendapat Apresiasi

Malinau – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengapresiasi para pemenang sayembara logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara. Ia menegaskan, karya yang terpilih harus mencerminkan ide, kreativitas, dan kemampuan peserta, bukan semata-mata hasil penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Hal tersebut disampaikan Bupati Wempi saat melaunching secara resmi logo dan maskot Porprov II Kaltara, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di halaman Kantor Bupati Malinau, Senin (14/9/2026).

Bupati Wempi menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara langsung dengan melibatkan tim juri. Bahkan, dirinya turut mewawancarai peserta saat berada di Jakarta untuk memastikan konsep dan kreativitas yang ditampilkan benar-benar berasal dari kemampuan mereka.

“Di era digitalisasi ini semua bisa dikerjakan oleh teknologi. Tetapi yang paling penting adalah ide, kreativitas, dan kemampuan para peserta,” ujarnya

Salah satu maskot yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah kucing merah, satwa yang menjadi bagian dari kekayaan hayati Taman Nasional Kayan Mentarang sekaligus memiliki keterkaitan dengan identitas alam Bumi Intimung.

Pemilihan kucing merah sebagai maskot diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan alam Kabupaten Malinau kepada masyarakat luas. Keberadaan satwa tersebut juga pernah terekam melalui kamera pemantau yang dipasang di kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang.

Bupati Wempi berharap penggunaan kucing merah sebagai maskot tidak hanya menjadi identitas Porprov II Kaltara, tetapi juga dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.

Selain memperkenalkan logo dan maskot Porprov II Kaltara, Bupati Wempi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta sayembara. Menurutnya, kreativitas generasi muda di Kabupaten Malinau perlu terus didukung dan dikembangkan, khususnya di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...