
Kunjungi SDN 012 Malinau Utara, Bupati Tekankan Disiplin dan Pembelajaran Interaktif
Malinau – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., kembali melakukan kunjungan ke sekolah untuk melihat langsung kondisi pendidikan sekaligus mendengarkan aspirasi guru dan siswa.
Kali ini, Bupati mengunjungi SDN 012 Malinau Utara di Desa Kaliamok, Senin (5/10/2026).
Bupati Wempi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari kebiasaannya untuk turun langsung ke sekolah ketika memiliki waktu luang. Menurutnya, kunjungan ke sekolah menjadi kesempatan untuk mendengar secara langsung berbagai kebutuhan dan harapan dari guru maupun siswa.
“Ini kunjungan biasa saja. Kunjungan biasa saya seperti yang selalu saya lakukan jika ada peluang-peluang kosong yang bisa saya manfaatkan,” ujar Bupati Wempi.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati mendengarkan sejumlah kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah, salah satunya terkait fasilitas. SDN 012 Malinau Utara masih membutuhkan pembangunan kantor guru karena ruangan yang digunakan saat ini merupakan ruang kelas yang dialihfungsikan menjadi kantor.
Selain kantor guru, pihak sekolah juga menyampaikan kebutuhan pembangunan pagar sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Wempi meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melihat langsung kebutuhan sekolah dan membantu menindaklanjuti proses pembangunan fasilitas tersebut.
Tidak hanya membahas sarana dan prasarana, Bupati juga menyoroti kedisiplinan dalam proses belajar mengajar. Ia meminta pihak sekolah memiliki kesepakatan yang jelas mengenai waktu masuk dan dimulainya pelajaran, apakah pukul 07.30 atau 08.00.
Menurutnya, kepastian waktu belajar penting agar kegiatan pendidikan berjalan disiplin dan konsisten.
Bupati Wempi juga mengingatkan para guru agar menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan tidak hanya berlangsung satu arah. Guru diharapkan mampu memahami kebutuhan, kondisi, serta perasaan siswa selama proses pembelajaran.
Disiplin guru, lanjutnya, memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter siswa. Karena itu, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung perkembangan anak.
“Guru harus bisa melihat kebutuhan anak. Jangan hanya menyampaikan pelajaran satu arah. Anak-anak harus merasa nyaman dan mendapatkan ruang untuk berkembang,” pesannya.



