Malinau
Ketua TP PKK Malinau Ajak Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu
Rully Yulianti Pratiwi
10 September 2026
1 views

Ketua TP PKK Malinau Ajak Orang Tua Rutin Bawa Anak ke Posyandu

Malinau – Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, S.E., mengajak masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki bayi dan balita, untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu setiap bulan.

Ajakan tersebut disampaikan saat rombongan berkunjung ke Posyandu di Desa Lidung Kemenci sekaligus sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat, Kamis (10/9/2026).

Ny. Maylenty mengatakan, kehadiran masyarakat di Posyandu menjadi bagian penting dalam memastikan kesehatan anak, ibu hamil, hingga lanjut usia (lansia) tetap terpantau.

“Tujuan kami adalah memotivasi Bapak Ibu yang memiliki bayi agar rutin membawa bayinya ke Posyandu,” ujarnya.

Ia mendorong PKK di tingkat kecamatan dan desa bersama kader Posyandu untuk bergerak secara aktif mengingatkan masyarakat agar tidak melewatkan pelayanan Posyandu setiap bulan.

Menurutnya, gerakan tersebut membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, PKK hingga kader Posyandu.

“Kalau ada anak yang belum ke Posyandu, diingatkan untuk ke Posyandu,” katanya.

Ny. Maylenty juga menekankan agar pemeriksaan kesehatan ibu hamil dilakukan secara rutin. Begitu pula dengan pemantauan kesehatan anak dan perhatian terhadap lansia di setiap desa.

Ia berharap gerakan tersebut dapat diterapkan secara luas di seluruh wilayah Kabupaten Malinau, yang mencakup 15 kecamatan dan 109 desa.

“Kami harapkan gerakan ini disampaikan kepada semua kecamatan dan desa agar masyarakat rutin mengantar anak ke Posyandu setiap bulan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ny. Maylenty turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan yang terus memberikan motivasi dan dukungan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

Melalui gerakan bersama tersebut, TP PKK Kabupaten Malinau berharap kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan Posyandu semakin meningkat, sehingga kesehatan anak, ibu, dan lansia dapat terus dipantau secara berkelanjutan.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...