
Hadiri Pengukuhan PWKI Malinau, Bupati Soroti Peran dan Tantangan Perempuan Masa Kini
Malinau – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menekankan pentingnya peran strategis perempuan, khususnya wanita Kristen, dalam pelayanan sekaligus pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan zaman.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri ibadah raya Paskah yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Malinau di GKPI Imanuel, Tanjung Lapang, Minggu (19/4/2026).
Dalam sambutannya, Wempi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PWKI maupun organisasi wanita Kristen lainnya yang baru dikukuhkan.
“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dipercayakan untuk melayani. Kami berharap organisasi wanita Kristen dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan memiliki peran besar tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan pembangunan. Namun di sisi lain, perempuan juga dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan sosial, tekanan ekonomi, hingga perkembangan teknologi.
Ia menyoroti fenomena dunia saat ini yang dinilai tidak baik-baik saja, di mana nilai-nilai instan, persaingan tidak sehat, hingga pengaruh teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) turut memengaruhi kehidupan masyarakat.
“Kalau tidak siap, kita bisa tertinggal. Bahkan teknologi bisa menjadi ancaman kalau tidak dipahami dengan baik,” jelasnya.
Wempi juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari, seperti kesederhanaan, kesetiaan, dan kerendahan hati sebagaimana diajarkan dalam Alkitab. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi landasan penting bagi perempuan Kristen dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.
Selain itu, ia menyoroti beratnya peran ganda perempuan saat ini, yang dituntut mampu menjadi istri, ibu, pekerja, sekaligus pelayan dalam organisasi dan gereja.
“Perempuan hari ini luar biasa. Perannya tidak mudah, tapi tetap mampu menjalankan semuanya. Ini harus kita apresiasi,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa tekanan yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kelelahan fisik maupun mental. Oleh karena itu, keberadaan organisasi seperti PWKI dinilai penting sebagai wadah untuk saling menguatkan dan membangun.
Lebih lanjut, Wempi mengajak seluruh organisasi wanita Kristen di Kabupaten Malinau untuk memperkuat kekompakan, menjaga kerukunan lintas gereja, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, ke depan tantangan akan semakin besar seiring dengan perkembangan daerah, termasuk hadirnya berbagai proyek strategis dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara.
“Yang bisa bertahan bukan yang paling kuat, tapi yang mampu beradaptasi dengan perubahan,” tegasnya.
Ia pun berharap organisasi wanita tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga mampu berinovasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, Wempi mengajak seluruh perempuan Kristen untuk terus menjadi terang dan garam di tengah masyarakat, serta bersama-sama membangun Kabupaten Malinau yang lebih maju dan sejahtera.



