Malinau
Delapan Srikandi Malinau Pulang dari Jamnas Bawa Ilmu Survival dan Cerita Persahabatan Nusantara
Rully Yulianti Pratiwi
21 August 2026
5 views

Delapan Srikandi Malinau Pulang dari Jamnas Bawa Ilmu Survival dan Cerita Persahabatan Nusantara

Malinau – Ketua Regu Putri (Pinru) Kontingen Malinau, Danita, bersama delapan anggota regunya menceritakan pengalaman sekaligus berbagai ilmu yang mereka dapatkan selama mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) 2026.

Menurut Danita, banyak kegiatan selama Jamnas yang dinilai bermanfaat dan dapat diterapkan kembali di sekolah maupun di Kabupaten Malinau. Salah satunya adalah materi keterampilan bertahan hidup.

“Kami diajarkan bertahan hidup, seperti mencari bahan makanan sendiri, menangkap ikan, mengambil bahan makanan, membuat api, sampai cara menjernihkan air,” ujar Danita dan anggota regunya saat ditemui usai menyelesaikan rangkaian kegiatan Jamnas, Kamis (20/8/2026).

Mereka semua menjelaskan, materi penjernihan air menjadi salah satu keterampilan yang dianggap penting. Peserta diajarkan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di alam untuk menjernihkan air sebelum direbus dan digunakan untuk konsumsi.

Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman melalui kegiatan halang rintang, penggunaan kompas, pembuatan peta, hingga permainan kelompok yang mengasah kekompakan dan kerja sama.

“Kegiatan seperti kompas dan membuat peta sangat berguna kalau kita tersesat di hutan. Halang rintang juga mengajarkan kebersamaan, kekompakan, dan bagaimana saling menjaga,” katanya.

Danita menilai, berbagai permainan selama Jamnas juga dapat diterapkan di sekolah dengan konsep yang mendorong kemandirian, kerja sama, serta kemampuan berpikir kritis anak.

Salah satu keterampilan lain yang ingin mereka bawa pulang adalah cara membuat api dalam kondisi darurat. Menurutnya, peserta mendapatkan pengetahuan membuat api dengan cara modern maupun tradisional yang sama-sama memiliki manfaat.

Sementara itu, anggota regu lainnya menyebut pengalaman membuat bivak atau tempat perlindungan darurat juga menjadi keterampilan yang berkesan. Bivak dapat dibuat dengan memanfaatkan ranting dan bahan-bahan yang tersedia di sekitar ketika menghadapi kondisi hujan atau berada di alam terbuka.

Tak hanya keterampilan, Jamnas juga memberikan pengalaman dalam hal kedisiplinan. Ia mengatakan, peserta harus mengikuti jadwal kegiatan yang telah ditentukan, mulai dari waktu bangun hingga mengikuti berbagai aktivitas.

“Dari jadwal itu kami belajar mengatur waktu, harus tahu kapan bangun, kapan mengikuti kegiatan dan kapan melakukan aktivitas lainnya,” ujarnya.

Pengalaman lain yang tidak kalah berkesan adalah bertemu dan berteman dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selama mengikuti kegiatan, mereka berkesempatan berkenalan dengan peserta dari Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, Jambi, Nusa Tenggara Timur, Papua, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi dan berbagai daerah lainnya.

“Kalau jalan dan bertemu peserta dari daerah lain, kami saling menyapa, berkenalan, bertukar nama dan media sosial. Jadi hampir semua peserta yang kami temui menjadi teman,” tuturnya.

Dari seluruh rangkaian kegiatan, Danita dan seluruh anggotanya mengaku semuanya memberikan kesan tersendiri. Namun, kegiatan yang paling berkesan adalah kesempatan bertemu dan berkenalan dengan teman-teman baru dari berbagai daerah.

Selain itu, ada juga materi tentang kelapa sawit. Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan dengan perkebunan sawit, hasil produksi, manfaat hingga berbagai produk yang menggunakan bahan dasar kelapa sawit.

“Materi tentang sawit membuat saya terbayang-bayang karena kalau tidak ikut kegiatan itu mungkin kami tidak akan tahu banyak tentang sawit, mulai dari lahannya, hasil yang dihasilkan, sampai produk-produknya,” ungkapnya.

Mereka semua sepakat bahwa pengalaman dan keterampilan yang diperoleh selama Jamnas tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat dibagikan kembali kepada teman-teman di sekolah dan diterapkan dalam kegiatan Pramuka di Kabupaten Malinau.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...