Malinau
Candra dan Melda, Dua Cerita Siswa Pedalaman yang Terbantu Program Wajib Belajar Malinau Maju
Rully Yulianti Pratiwi
26 September 2026
1 views

Candra dan Melda, Dua Cerita Siswa Pedalaman yang Terbantu Program Wajib Belajar Malinau Maju

Malinau – Program unggulan Pemerintah Kabupaten Malinau, Wajib Belajar Malinau Maju, dirasakan langsung oleh siswa SMPN 1 Mentarang Hulu, yang berada di wilayah pedalaman Kabupaten Malinau.

Saat ditemui pada Jumat (25/9/2026), sejumlah siswa mengungkapkan rasa senang setelah menerima bantuan perlengkapan sekolah melalui program tersebut. Bantuan ini dinilai membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus meringankan beban orang tua.

Salah satunya Candra, siswa kelas 9 SMPN 1 Mentarang Hulu. Ia mengaku senang setelah mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah dari pemerintah daerah.

“Senang,” ujar Candra saat ditanya mengenai perasaannya menerima bantuan tersebut.

Candra yang menyukai pelajaran Prakarya mengatakan bantuan tersebut menjadi salah satu dukungan yang membantu dirinya dalam menjalani aktivitas belajar di sekolah.

Hal serupa disampaikan Melda Putri, siswi kelas 9 SMPN 1 Mentarang Hulu. Ia mengaku senang mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah melalui program Wajib Belajar Malinau Maju.

Menurut Melda, bantuan yang diterima tidak hanya berupa pakaian sekolah, tetapi juga sejumlah perlengkapan lainnya seperti sepatu, topi, dasi, kaos kaki, tas dan buku tulis.

“Kami senang dikasih bajunya,” kata Melda.

Melda sendiri mengaku menyukai pelajaran Bahasa Inggris. Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan karena memberikan manfaat bagi siswa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

Bagi para siswa, keberadaan program Wajib Belajar Malinau Maju menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan, termasuk bagi anak-anak yang bersekolah di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Mereka berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut sehingga kebutuhan perlengkapan sekolah dapat terbantu dan beban orang tua menjadi lebih ringan.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...