Malinau
Bikin Pangling! Produk Lokal Malinau Tampil Elegan di Fashion Show Kriyanusa
Rully Yulianti Pratiwi
29 September 2026
2 views

Bikin Pangling! Produk Lokal Malinau Tampil Elegan di Fashion Show Kriyanusa

Jakarta — Produk lokal Kabupaten Malinau kembali mendapat ruang di panggung nasional. Kali ini, kekayaan kerajinan dan fesyen daerah diperkenalkan melalui ajang fashion show Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Ketua Dekranasda Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, S.E., tampil mengenakan busana yang memadukan desain modern dengan berbagai produk karya pengrajin lokal Malinau.

Busana tersebut dirancang oleh Gwen Lee Boutique dan dipadukan dengan kain batik Malinau. Penampilan semakin lengkap dengan penggunaan Tas Sulorotan serta aksesori berbahan manik yang dibuat oleh pengrajin daerah.

Perpaduan tersebut tidak hanya menghadirkan tampilan fesyen yang elegan, tetapi juga membawa identitas dan kekayaan budaya Malinau ke hadapan masyarakat dari berbagai daerah.

Keikutsertaan Malinau dalam fashion show ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk unggulan daerah, khususnya batik, kerajinan manik, aksesori, tas, serta produk fesyen yang mengangkat kearifan lokal.

Ajang tersebut diikuti oleh 92 kabupaten. Kehadiran Malinau menjadi kesempatan bagi para pengrajin dan pelaku industri kreatif daerah untuk memperkenalkan hasil karya mereka di panggung yang lebih luas.

Melalui Kriyanusa, produk lokal Malinau ditampilkan tidak hanya sebagai bagian dari warisan budaya, tetapi juga sebagai karya kreatif yang dapat dikembangkan mengikuti tren fesyen masa kini.

Perpaduan antara desain modern dan unsur lokal menjadi salah satu cara untuk membawa identitas Malinau agar semakin dikenal, sekaligus membuka peluang bagi produk kerajinan daerah untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Penampilan Ny. Maylenty dalam fashion show tersebut pun menjadi representasi produk lokal Malinau yang tampil percaya diri di tingkat nasional. Dari batik, manik hingga Tas Sulorotan, karya para pengrajin daerah menunjukkan bahwa kekayaan lokal dapat dikemas menjadi produk fesyen yang menarik dan bernilai ekonomi.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...