
Bertemu Kapolda Kaltara, Bupati Malinau Soroti Narkoba hingga Akses Wilayah Perbatasan
Malinau– Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.S.H., menyampaikan sejumlah tantangan dan harapan pembangunan daerah kepada Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Andi Syariful Taufik, S.I.K., M.Si., dalam kegiatan tatap muka bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, paguyuban, serta para ketua RT. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Tebengang, Selasa (27/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolda Kaltara yang baru saja bertugas di Kalimantan Utara. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Menurut Bupati Wempi, Kabupaten Malinau memiliki posisi strategis karena mencakup lebih dari 52 persen wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Daerah ini juga memiliki karakteristik geografis yang menantang, dengan 15 kecamatan, termasuk empat kecamatan yang berada di wilayah perbatasan.
Ia menyebutkan, sekitar 80.000 jiwa telah tercatat melalui perekaman e-KTP di Kabupaten Malinau. Selain itu, daerah berjuluk Bumi Intimung tersebut memiliki keberagaman masyarakat dengan 11 etnis yang hidup berdampingan serta 16 paguyuban yang telah terdata secara organisasi.
Keberagaman tersebut, menurutnya, merupakan kekayaan daerah yang perlu terus dijaga melalui kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat.
Bupati Wempi juga menyoroti tantangan pembangunan, terutama keterbatasan akses infrastruktur menuju wilayah pedalaman dan perbatasan. Salah satunya akses darat dari Apau Kayan menuju Kota Malinau yang masih membutuhkan perhatian dan percepatan pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Malinau, lanjutnya, terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan melalui pemerintah pusat agar konektivitas ant wilayah semakin baik dan masyarakat di daerah terpencil lebih mudah mengakses pelayanan serta kebutuhan dasar.
Di sisi lain, Bupati Wempi menyampaikan bahwa kondisi keamanan di Kabupaten Malinau secara umum relatif kondusif. Meski demikian, persoalan pencurian dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi perhatian bersama.
Ia berharap jajaran kepolisian dapat terus memperkuat upaya pencegahan dan penindakan, sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah desa, ketua RT, dan masyarakat.
“Mohon dukungan Bapak Kapolda,” ujar Bupati Wempi saat menyampaikan harapan terkait program prioritas Pemerintah Kabupaten Malinau.
Bupati Wempi juga menitipkan harapan agar putra-putri daerah Malinau memperoleh kesempatan yang lebih maksimal dalam proses penerimaan anggota Polri. Menurutnya, kesempatan tersebut penting untuk mendorong keterlibatan generasi muda lokal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal penguatan komunikasi dan kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Kabupaten Malinau.



