
Desa Batu Lidung Menjadi Desa Pertama yang Diresmikan Sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kaltara.
Malinau- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan dan Wilayah Kalimantan bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau meresmikan Desa Batu Lidung sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang berlangsung di Halaman Gedung BPU Desa Batu Lidung, pada Kamis (29/8).
Peresmian ini dilakukan oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tarakan dan Wilayah Kalimantan, FKPD, OPD, Camat Malinau Kota, aparat desa dan seluruh masyarakat yang hadir pada acara tersebut.
Kepala Kantor BPJS Cabang Tarakan Wira Junjungan Sirait melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan satu-satunya desa yang diresmikan sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Kalimantan Utara.
Hal senada juga disampaikan oleh Panji Wibisana selaku Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan yang mengatakan bahwa ditetapkannya Desa Batu Lidung sebagai desa sadar akan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak terlepas dari upaya dan dukungan pimpinan daerahnya. Bupati Malinau selaku pimpinan daerah selain menyambut baik program ini juga ikut turut serta berperan aktif dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakatnya.
“Terimakasih kepada Bupati Malinau yang sudah berperan aktif dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan di Desa Batu Lidung. Terpilihnya desa ini bukan sesuatu yang mudah karena di Kalimantan Utara cukup banyak juga desa-desa tetapi melalui suatu proses yang dilakukan BPJS cabang Tarakan untuk mencari desa yang memang sudah berjalan, sesuai dengan apa yang diinginkan oleh aturan yang mengatur tentang desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengatakan bahwa program dari BPJS ketenagakerjaan ini sangat inovatif karena menurutnya tenaga kerja merupakan potensi dan kekuatan dalam sebuah pembangunan baik dalam lingkup perusahaan, masyarakat maupun pemerintah. Aspek ini menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan.
“Saya sebagai pimpinan daerah sangat mendukung program ini bahkan kita sudah mendorong agar semua masyarakat Malinau yang berada di desa, secara khusus melalui aparat pemerintah desa dari RT hingga kabupaten agar menjaminkan dirinya di program ini. Ini merupakan program nasional jadi betul-betul harus dilaksanakan dengan baik di semua daerah,” ujarnya.
Terpilihnya Desa Batu Lidung sebagai desa sadar akan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan cerminan daripada kreativitas dan inovasi dari masyarakatnya yang memiliki pandangan bahwa ada sebuah program yang akan memberikan jaminan hidup untuk masyarakat kedepan, diantaranya ada jaminan kerja, jaminan hari tua, jaminan kematian serta jaminan pensiun.
“Ini yang saya rasa harus dihidupkan di Kabupaten Malinau khususnya, kenapa? Karena kita berangkat dengan semangat Gerakan Desa Membangun dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, otomatis dengan adanya jaminan seperti ini ada sebuah motivasi baru yang muncul dari masyarakat berkat adanya jaminan itu,” ujarnya.
“Selain itu, saya menghimbau kepada desa-desa yang lain agar bisa ikut serta dalam program ini seperti yang sudah dilakukan oleh masyarakat Desa Batu Lidung. Begitu juga dengan para ASN, kita himbaukan untuk ikut program ini karena sangat bagus untuk jaminan hidup kedepan,” tuturnya.
"Saya Ada Untuk Semua""Bersama Kita Pasti Bisa""Salam Harmonis Untuk Kita Semua”




