Malinau
Bupati Malinau Tutup Bulan Bakti RT Bersih dan Tetapkan Desa Kopi dalam Perayaan HUT Pramuka ke-58 Tingkat Provinsi
DISKOMINFO MALINAU
16 August 2019
868 views

Bupati Malinau Tutup Bulan Bakti RT Bersih dan Tetapkan Desa Kopi dalam Perayaan HUT Pramuka ke-58 Tingkat Provinsi

Malinau- Ada yang spesial pada perayaan Penutupan Bulan Bakti RT Bersih tahun ini. Selain dirangkai dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke- 58 juga pada perayaan tersebut Kabupaten Malinau terpilih untuk menyelenggarakan upacara Peringatan HUT Pramuka ke- 58 Tingkat Provinsi yang di selenggarakan di Arena Prosehat Pelangi Intimung Kabupaten Malinau, pada Kamis (15/8).

Dalam sambutannya dalam menutup kegiatan Bulan Bakti RT Bersih Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengatakan salah satu program unggulan dari pemerintah daerah yaitu RT Bersih merupakan program yang strategis dan aplikatif yang bertujuan untuk membentuk prilaku masyarakat yang rapi, tertib, bersih, sehat, indah dan harmonis. Melalui program ini pemerintah ingin menjadikan RT Bersih sebagai budaya masyarakat Kabupaten Malinau.

Lebih lanjut, dengan berjalannya program RT Bersih ini maka dipastikan tidak ada satupun warga yang terlewatkan karena program ini melibatkan seluruh masyarakat secara penuh mulai dari tingkat kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan juga menikmati secara langsung hasil dari kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat itu sendiri yang tentu secara langsung menyentuh aspek-aspek dasar kebutuhan masyarakat di setiap RT.

“Masyarakat adalah pelaku utama pembangunan dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya dibutuhkan semangat kebersamaan yang kuat untuk maju yang didukung dengan kesungguhan, ketekunan serta kesabaran dari seluruh pelaku pembangunan. Dengan memegang teguh kearifan nilai-nilai sosial budaya lokal yang terus dikembangkan agar menjadi potensi yang efektif dalam pembangunan nasional khususnya pembangunan desa,” ujarnya.

Pada penghujung bulan bakti ini jelas Dr. Yansen, pemerintah daerah melalui OPD, kecamatan se-Kabupaten Malinau telah melaksanakan pendampingan langsung ke RT selama 31 hari penuh dengan hasil kerja nyata dan sesuai dengan fungsi tugas pokok dari OPD masing-masing. “Saya berharap sekalipun bulan bakti telah berakhir namun pelaksanaan pendampingan RT Bersih harus terus berlanjut dan tidak berhenti sampai pada penutupan ini,” jelasnya.

Dalam momentum penutupan bulan bakti ini yang dirangkai dalam beberapa kegiatan berupa lomba dan penghargaan yang diberikan kepada lembaga-lembaga yang ada di Kabupaten Malinau, juga sekaligus menetapkan 3 (tiga) desa sebagai Desa Kopi di Kabupaten Malinau dengan tujuan ingin mempertegas komitmen daerah dalam mewujudkan produk lokal sebagai jaminan penguatan ekonomi daerah yang dilakukan oleh desa-desa.

“Kami berharap produk andalan Malinau yang salah satunya adalah kopi dapat menopang pertumbuhan ekonomi tidak hanya kepada 3 desa yang baru ditetapkan, tetapi kedepan menjadi budaya hidup masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki. Saya yakin dan percaya budaya kopi sudah bertumbuh sejak dahulu kala dan ini akan terus kita kembangkan dan harapan kita ini bisa menjadi ciri khas Kalimantan Utara,” ungkapnya.

"Saya Ada Untuk Semua""Bersama Kita Pasti Bisa""Salam Harmonis Untuk Kita Semua”

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...