
Wabup : Usulan Yang Disampaikan Pemkab Merupakan Usulan Dari Masyarakat
Malinau- Pemerintah Kabupaten Malinau pada hari ini, Rabu (29/03) melaksanakan acara Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malinau dalam rangka menyusun rencana kerja pemerintah daerah tahun anggaran 2018 sekaligus acara Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Kabupaten Malinau tahun 2017, yang dibuka oleh Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah SPd MSi, bertempat di ruang Tebengang Kantor Bupati Malinau.
Dilaksanakannya forum OPD ini bertujuan untuk menyelaraskan, mengklarifikasi, mempertajam, menyempurnakan dan menyepakati prioritas dan sasaran pembangunan Kabupaten Malinau Tahun 2018. Ini merupakan tahun pertama periode kedua penyusunan perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan visi pemerintah yaitu terwujudnya Kabupaten Malinau yang maju dan sejahtera melalui Gerakan Desa Membangun .
Oleh karenanya, Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah SPd MSi mengharapkan agar momentum ini hendaknya dapat dijadikan landasan yang kuat dalam menyusun perencanaan pembangunan.
“Jadikan landasan yang kuat, tidak hanya jangka pendek, akan tetapi bagaimana kita menyusun perencanaan pembangunan dalam lima tahun kedepan, yang memiliki konektivitas dan sinergisitas baik dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi baik secara sektoral maupun kewilayahan”, ujarnya.
Jika semua tingkatan pemerintahan di bumi intimung ini dapat memahami posisi strategisnya masing – masing, Topan yakin perencanaan pembangunan kedepan bisa lebih baik lagi dan berkualitas.
“Konektivitas dan sinergisitas pada tataran perencanaan hendaknya harus mampu lebih kita implementasikan dalam bentuk program dan kegiatan yang saling menguatkan baik antar sektor maupun antar wilayah”, harap Topan.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Malinau menyampaikan bahwa gambaran fokus program dan kegiatan serta arah pembangunan kabupaten malinau pada tahun 2018 yang akan datang, sesuai visi pemerintah adalah peningkatan infrastruktur untuk mencapai pembangunan ekonomi yang berkualitas dengan berbasis kepada penguatan ekonomi desa yang sesuai dengan karateristik wilayahnya.
Acuan pendekatan yang digunakan pun sudah bergeser, yang tadinya money folow function menjadi money follow program. Hal ini tentunya sudah sesuai dengan mekanisme dan sistem perencanaan pembangunan nasional,
“Pendekatan yang digunakan, dilaksanakan atas dasar pendekatan tematik, holistik, terintegrasi dan pendekatan spasial”, ujar Topan.
Wakil Bupati Malinau menegaskan bahwa usulan yang di sampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau adalah merupakan usulan dari masyarakat melalui pelaksanaan musrenbang di tingkat RT, tingkat desa, dan tingkat kecamatan yang diajukan untuk dilakukan pembahasan dan penajaman serta keterpaduannya baik di tingkat provinsi dan ditingkat nasional.
Seiring dengan penurunan penerimaan yang bersumber dari dana perimbangan tentu akan berimplikasi pada penganggaran di daerah, untuk itu topan mengingatkan kepada para kepala OPD agar fokus dan mengedepankan prinsip efisiensi dan efektif dalam menyusun program dan kegiatannya.
“Saya minta fokus pada prioritas pembangunan baik pada prioritas pembangunan nasional maupun prioritas pembangunan di daerah”, tegas Topan.
Selain itu Topan juga juga meminta dalam penyusunan perencanaan agar mengedepankan prinsip – prinsip skala prioritas keterpaduan, kolaborasi dan koordinasi antara berbagai pihak.
“Sehingga perencanaan yang kita susun benar – benar menyentuh langsung dalam mengatasi berbagai isu dan tantangan yang ada dari waktu ke waktu yang semakin komplek”, pungkasnya.
Diakhir sambutanya Wakil Bupati Malinau mengajak kepada tamu undangan yang hadir untuk bersama-sama menyerukan yel-yel “ Saya ada untuk semua, bersama kita pasti bisa”. Hal ini tentu saja disambut dengan semangat oleh tamu undangan yang hadir kurang lebih 600 orang yang terdiri dari anggota DPRD, FKPD, SKPD, delegasi Kecamatan, desa dan RT, Pimpinan Perguruan Tinggi, LSM, dan organisasi-organisasi serta para pengusaha di Kabupaten Malinau. (hms07)
sumber : humas.malinau.go.id




