Malinau
Bangun Keterpaduan Demi Keutuhan Bangsa
DISKOMINFO MALINAU
19 December 2016
204 views

Bangun Keterpaduan Demi Keutuhan Bangsa

MALINAU - Secara khusus dalam kesempatan pengukuhan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kabupaten Malinau, (13/12) lalu, Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi bangsa saat ini. Ia mengharapkan kepada Satgas Saber Pungli dan tamu undangan yang teridiri dari pejabat daerah, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri, untuk terus waspada dalam menyelenggarakan pemerintahan terhadap berbagai macam isu yang akhir-akhir ini sangat memprihatinkan.

“Saya mengharapkan perhatian seluruh pejabat daerah, baik di lingkungan pemerintah daerah, Polri, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, mari kita menjaga keutuhan bangsa di Malinau ini. Karena sementara ini ada berbagai macam isu yang dilontarkan berbagai pihak, berkaitan dengan pemerintahan dan berbagai regulasi aturan di Indonesia,” ucap Bupati Yansen TP.

Bupati mengajak seluruh elemen di pemerintahan agar membangun keterpaduan. Karena, pada akhirnya kesatuan tugas di semua elemen baik instansi vertikal maupun daerah menyatu dalam pemerintahan Malinau. Sehingga bisa berjalan dengan baik, karena stabilitas pemerintahan, keamanan dan ketertiban masyarakat juga berjalan dengan baik.

“Jadi kesimpulannya, mari kita jaga kewibawaan Malinau ini. Dalam tema natal yang saya bawa keliling, yaitu kita tingkatkan kreativitas nasionalis kebangsaan untuk membangun akhlak mulia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan Indonesia yang berwibawa, terhormat dan penuh harga diri,” ujarnya.

Kewibawaan bangsa, kata Bupati, itu juga tergantung kepada kita sendiri, oleh sebab itu, dalam suasana natal tahun ini, ia mengharapkan seluruh elemen masyarakat, secara khusus umat Kristen, untuk wujudkan kasih itu dalam kehidupan masyarakat Malinau.“Mari wujudkan kewibawaan pemerintahan,” ajaknya.

Situasi-situasi yang ada saat ini, lanjut dia, situasi yang situasional dan sifatnya sementara.  Namun, bisa mengancam kewibawaan bangsa dan negara. Sebab itulah, sekali lagi, ia mengharapkan dan mengajak semua elemen masyarakat menjaga Malinau dengan baik dan membangun kreativitas nasionalis kebangsaan di Malinau ini.

Perbedaan suku, agama, latar belakang dan sebagainya, diharapkannya menjadi sebuah keindahan dan bukan menjadi suatu hambatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perbedaan yang ada merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang berguna untuk memperkuat kesatuan bangsa dan negara. “Yang saya kedepankan mari jangan ego agama, suku dan latar belakang. Tapi kita tetap satu bangsa, bangsa Indonesia. Mari kita menjaga Malinau yang aman, nyaman dan damai ini untuk kita semua,” pungkasnya. (ags/aan)

sumber : kaltara.prokal.co

AGUSSALAM SANIP / RADAR TARAKAN

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...