Peda Provinsi Diikuti 133 Peserta
MALINAU - Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Drs. Hendris Damus M.Si secara resmi melepas 133 peserta Pekan Daerah (Peda) Kabupaten Malinau Tahun 2016 di ruang Laga Feratukantor Bupati Malinau, Jumat (18/11) kemarin. Peda Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) berlangsung pada 20 hingga 24 November di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara.
Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikananan Kabupaten Malinau Giram Barshobedie BSc, SE, MAP menegaskan, tujuan mengikuti Peda untuk meningkatkan daya inovasi dan kreativitas peserta Peda Malinau. Terutama dalam menyampaikan pesan informasi melalui peragaan dalam bentuk visualisasi produk dan jasa, meningkatkan motivasi petani sebagai pelaku usaha bidang pertanian, peternakan dan kehutanan dalam pembangunan kemandirian petani nelayan.
Termasuk juga petani hutan maupun masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing yang berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan. Kemudian, mendorong semangat masyarakat luas untuk memacu prestasi dalam pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan di Kalimantan utara, khususnya bagi Kabupaten Malinau. “Selain itu, juga mempromosikan potensi dan peluang investasi di bidang pertanian, perikanan dan kehutanan guna menjaring investor, menciptakan atau memperluas pasar domestik, regional dan internasional,” tegas Giram Barshobedie.
Disebutkan Giram barshobedie, kegiatan Peda ini diikuti 133 peserta yang terdiri dari peserta utama (petani) 56 orang, anggota KTNA 23 orang, pendamping 23 orang. Kemudian peninjau 11 orang dan penari 20 orang.
Sementara itu, sambutan Bupati Dr Yansen TP MSi yang dibacakan Sekretaris Daerah Drs Hendris Damus M.Si menegaskan, Peda ini merupakan wahana bagi para petani se-Kaltara untuk melakukan konsolidasi, saling tukar menukar informasi dan pengalaman serta kemampuan dalam melaksanakan usaha taninya. Selain itu, pekan daerah petani nelayan merupakan kesempatan untuk pengembangan diri dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan. Sekaligus sebagai salah satu ajang pengukuran prestasi.
Oleh karena itu, sambung Hendris Damus melalui Peda petani berkesempatan untuk saling mengisi dalam upaya memperkuat kepemimpinan menyampaikan agribisnis ditingkat petani. Juga diharapkan dapat memberi motivasi untuk saling berinteraksi dan bersinergi dalam memanfaatkan sumber daya alam pertanian, perikanan dan kehutanan yang tersedia guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. “Semua ini juga rangka perbaikan mutu produksi hasil pertanianya sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Bupati Yansen TP berharap, dengan mengikuti Peda tahun 2016 ini para petani mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan inovasi baru dalam meningkatkan usaha pertaniannya. Sehingga termotivasi dalam penerapan teknologi pertanian yang tepat sesuai dengan keadaan daerah Malinau untuk meningkatkan kualitas produksi hasil pertaniannya. Selain itu dapat mengembangkan usaha agribisnis. “Dengan demikian, diharapkan para petani dapat merubah pola pikirnya serta maju usaha pertaniannya dan meningkatnya kesejahteraan hidupnya,” jelasnya . (ida/Hms- 12/aan)
sumber : kaltara.prokal.co
HUMAS UNTUK RADAR TARAKAN




