
Pembangunan Intake IPA PDAM Terkendala Cuaca dan Banjir
MALINAU-Pembangunan intake instalasi pengolahan air (IPA) PDAM Apa’ Mening Malinau sebagai upaya untuk target pengembangan jaringan,khususnya di wilayah kecamatan di Malinau Utara. Dengan harapan, kata Direktur Utama PDAM Saiful Bahri SH MM, nanti bisa melayani sampai perbatasan wilayah Malinau-Nunukan seperti Mansalong, Lumbis, dan Sebuku, dan ada beberapa desa yang belum terjangkau ini menjadi pekerjaan rumah atau PR besar bagi PDAM karena di tahun 2019 semuanya bisa terlayani. “Maka persiapannya disini dikerjakan atas bantuan dari Kaltara, dapat bantuan pembangunan intek, nantinya akan diperluas wilayah pelayaannya,” ungkap Saiful Bahri.
Ditegaskan Saiful Bahri, saat ini pembangunan sudah mendekati selesai untuk jaringan IPA PDAM di Tanjung Lima atau Desa Luso. Namun ada beberapa kegiatan pengerukan galian untuk pemasangan pipa itu. Sehingga berakibat kepada intek existingnya terhambat karena dilokasi yang sama. Sehingga dilakukan pengerukan pipa itu berpengaruh kepada intek yang ada dulu. “Selama ini kita ada dua intek (di Tanjung Lima) yang untuk 20 liter per detik yang lama diatas, yang dua puluh liter perdetik lagi intek yang baru dalam pengerjaan ini,” sebut Saiful Bahri.
Namun demikian, sambungnya, sementara ini satu tidak fungsikan sehingga hanya memfungsikan satu intek saja. Pengaruhnya, otomatis kepada pelayanan yang kurang maksimal. “Tapi tidak sampai berhenti sama sekali, tetap mengalir hanya tidak optimal,” ungkapnya.
Hal ini, imbuh Saiful Bahri, petugas PDAM tetap mengatur distribusi airnya karena wilayah yang mana saja yang pada saat jam-jam tertentu harus dilayani dan mana yang tidak. Pola ini akan terus berjalan sampai pembangunan ini tuntas, paling lambat akhir tahun ini. Hanya, yang menjadi kendala selama ini di cuaca dan kondisi alam. Ketika banjir tiba, terpaksa kegiatan berhenti. “Hambatannya itu aja, sehingga memprediksinya agak sulit untuk berapa minggu terakhir,” tuturnya.
Oleh karena itu, dirinya kembali menegaskan, sesuai kebutuhan pembangunan pada saat ini kapasitasnya 40 liter per detik yang sudah terbangun. PDAM menargetkan, dengan pertumbuhan penduduk dan semua wilayah Malinau Utara dilayani ini sampai sekitar 140-150 liter per detik. “Tentunya bertahap seiring dengan progres pertumbuhan penduduk,” ungkapnya.(ida/aan)
WIDAYAT/RADAR TARAKAN
sumber : kaltara.prokal.co




