Malinau
Target Pendapatan 2017 Naik 30 Persen
DISKOMINFO MALINAU
03 November 2016
465 views

Target Pendapatan 2017 Naik 30 Persen

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menargetkan kenaikan pendapatan di Tahun 2017 sebanyak 30 persen dari pendapatan Tahun 2016. Kenaikan diharapkan dari sektor transfer Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malinau, Dr Ernest Silvanus SPi MM menyampaikan rencana target pendapatan pada 2017, sebesar Rp 1,867 triliun. Jika dibandingkan dengan pendapatan tahun 2016, sekitar Rp 1,431 triliun berarti ada kenaikan sekitar Rp 435 miliar.

“Ada kenaikan sekitar 30 persen dari tahun 2016,” ujarnya usai memaparkan penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2017 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malinau di Ruang Intulun, Kantor Bupati Malinau, Selasa (1/11).

Dijelaskan Ernest, alasan kenaikan target pendapatan di tahun 2017 berhubungan dengan pendapatan beberapa sektor yang mengalami kenaikan. Sektor-sektor yang mungkin bisa bertambah itu, katanya, yang pertama dari pendapatan transfer DAU yang diperkirakan bertambah sekitar Rp 100 Miliar.

“Kalau tahun 2016 sekitar tujuh ratus tujuh puluh dua miliar rupiah, jadi diperkirakan tahun depan itu bertambah seratus miliar rupiah, menjadi sekitar delapan ratus tujuh puluh dua miliar rupiah,” ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, untuk dana DAK nanti bertambah sekitar Rp 184 miliar, dari Rp 131 miliar pada tahun 2016, menjadi Rp 315 miliar di tahun 2017. Kalau untuk DAK, diakuinya, pihaknya memang mengusulkan beberapa kegiatan untuk tahun 2017 bahkan melebihi dari yang seharusnya, namun dialokasikan Rp 315 miliar saja. “Di sini dialokasikan Rp 315 Miliar, kalau usulan kita itu di atas  Rp 400 miliar untuk kegiatan khusus DAK fisik,” terangnya.

Sementara itu, sektor lainnya yang bisa menambah pendapatan 2017 adalah  bantuan keuangan dari Pemprov Kaltara. “Ini (Bankeu) diharapkan nanti kita bisa bertambah dibandingkan yang lalu, Tahun 2017 diperkirakan itu kita mendapat Rp 123 miliar,” harapnya.

Saat ditanya, optimisnya kenaikan pendapatan di 2017, Ernest menegaskan, Pemkab Malinau memang tetap harus optimis. Sesuai arahan Bupati dalam acara penyampaian dan penandatangan nota kesepakatan antara Pemkab Malinau dan DPRD Kabupaten Malinau terkait KUA-PPAS 2017, bahwa membangun Malinau belum selesai. Yang kedua, ada kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat, yang membawa angin segar kepada daerah, termasuk program yang digulirkan pemerintah yaitu tax amnesty.

“Berharap, ini ada angin segar kepada daerah terhadap keberhasilan tax amnesty ini. Sehingga mungkin paling tidak ada penambahan, apalagi kemarin sudah mengalami pengurangan,” katanya.Harapan Pemkab Malinau dalam pembangunan kedepan juga bisa menyelesaikan beberapa kegiatan-kegiatan yang masih perlu diselesaikan. Seperti jalan dan jembatan yang memang kewenangan pemerintah pusat, terutama daerah pedalaman perbatasan. “Makanya kita kemarin kan di DAK fisik itu kita arahkan jembatan dan jalan yang memang jadi kewenangan pusat,” pungkasnya.Acara penyampaian dan penandatangan nota kesepakatan antara Pemkab Malinau dan DPRD Kabupaten Malinau ini KUA-PPAS APBD tahun 2017 ini dihadiri langsung oleh Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi, Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah SPd MSi, Sekda Malinau Drs Hendris Damus MSi serta para asisten dan Ketua DPRD Malinau Wempi W Mawa SE bersama anggota DPRD Malinau lainnya. (ags/aan)AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKANsumber : kaltara.prokal.co

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...