Malinau
Siaga Bencana, Kodim Libatkan Semua SKPD
DISKOMINFO MALINAU
13 September 2016
293 views

Siaga Bencana, Kodim Libatkan Semua SKPD

MALINAU-Sejumlah instansi dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dilibatkan langsung dalam simulasi masalah penanganan bencana alam yang digelar oleh Kodim 0910/Malinau pekan kemarin. Kegiatan yang dilakukan kodim dalam upaya tugas bantuan kepada Pemkab Malinau dalam penanggulangan bencana alam itu digelar dalam 3 hari tersebut menghadirkan kepala pengawasan dan pengendalian (Kawasdal) yang juga Kasi Ops Korem 0910/Aji Surya Natakesuma (ASN) Kolonel Infanteri Joao Xavier Barreto Nunes SE dan sejumlah perwira lainnya.

“Selama 2 hari, saya melatih staf Kodim yang melaksanakan prosedur hubungan komando staf untuk menyiapkan PO (prosedur operasional) atau RO (Rencana Operasional) dalam menghadiri bencana alam apa saja,” tegas  Kolonel Infanteri Joao Xavier Barreto Nunes kepada media ini di sela-sela kegiatannya, Jumat (9/9).

Misalnya, sebut Joao Xavier Barreto Nunes, jika pada saat musim kemarau yang harus diantisipasi adalah terjadinya kebakaran dan kekeringan. Namun yang disimulasikan kemarin itu lebih cenderung pada saat musim hujan yang diprediksi akan terjadi bencana tanah longsor, banjir, angin putting beliung dans egalam bencana yang mungkin terjadi di Kabupaten Malinau akan dipersiapkan.

Oleh karena itu, sambung Joao Xavier Barreto Nunes, setelah melakukan pembekalan kepada internal anggota Kodim ada satu hari yang digunakan untuk melakukan praktek orientasi lapangan dengan melibatkan seluruh instansi terkait.  Baik itu dari kalangan TNI sendiri, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Linmas serta lainnya dengan permainan atau aplikasi diatas peta. “Sesungguhnya, bisa diterapkan untuk pelaksanaannya di lapangan untuk kesiapan seluruh instansi terkait dan yang menjadi pelaku utamanya itu sebenarnya adalah BPBD,” tegas Joao Xavier Barreto Nunes kepada media ini.

Dikatakan Joao Xavier Barreto Nunes lagi, tentara sebagai Undang-undang hanya membantu tugas pemerintah. Salah satu tugas yang bisa dilakukan adalah penanggulangan bencana alam. Namun demikian dirinya berharap agar dari BPBD ini bisa meluangkan waktu untuk digelar secara riil di lapangan. Sehingga plot-plot lokasi seperti tempat pengungsian, jalur evakuasi dan lainnya semua personil di lapangan tidak lagi terdadak atau bingung. “Tapi kita berdoa, semoga tidak terjadi bencana,” ujarnya.

Dari simulasi ini, kata Joao Xavier Barreto Nunes, diharapkan bisa mencerminkan tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing SKPD terkait, sehingga  saat terjadi bencana maka masing-masing SKPD sudah siap menjalankan tugas dan fuangsinya masing-masing. Dari seluruh rangkaian kegiatan ini, Kasi Ops Korem 091/ASN ini berharap semua instansi yang terlibat dalam simulasi siaga bencana alam ini agar lebih siap dan tanggap jika terjadi bencana alam. “Karena bencana ini datang, dia tidak memberitahu dulu. Ujuk-ujuk, iya kan,” tukasnya.(ida/fly)

WIDAYAT/RADAR TARAKAN

sumber : kaltara.proakl.co

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...