
Sekda Malinau Paparkan Proyeksi Dana RT 2027 dan Program Malinau Bersih Lingkungan
Malinau – Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., memberikan arahan kepada 381 ketua RT terpilih usai menerima pembekalan dari Bupati Malinau di Ruang Tebengang, Selasa (9/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ernes memaparkan proyeksi alokasi Dana RT Tahun 2027 sekaligus memperkenalkan Program Malinau Bersih Lingkungan (MBL) yang akan menjadi salah satu program prioritas berbasis RT. Sekda Ernes menjelaskan, alokasi Dana RT pada tahun 2027 diproyeksikan mengalami penyesuaian seiring kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Jika pada tahun sebelumnya setiap RT menerima dana sebesar Rp260 juta per tahun, maka pada tahun 2027 besarannya diperkirakan menjadi Rp165 juta untuk setiap RT. "Dana RT tahun depan memang mengalami penurunan menyesuaikan dengan efisiensi anggaran. Namun, semangat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat RT harus tetap berjalan dengan baik," ujarnya. Dana RT Tahun 2027 diproyeksikan sebesar Rp165 juta untuk setiap RT. Dana tersebut akan dialokasikan untuk beberapa kebutuhan utama, yakni belanja operasional RT sebesar Rp91 juta, belanja tidak terduga Rp15 juta, kegiatan penanganan stunting Rp9 juta, serta belanja kegiatan kebutuhan RT sebesar Rp50 juta yang penggunaannya disesuaikan dengan hasil musyawarah RT. Ia menerangkan, dari anggaran operasional RT sebesar Rp91 juta, sebagian digunakan untuk tunjangan pengurus RT dan kebutuhan operasional, sementara Rp30 juta dialokasikan khusus untuk mendukung Program Malinau Bersih Lingkungan (MBL), dengan Rp2,5 juta/bulan untuk konsumsi warga yang melaksanakan MBL. Menurut Sekda Ernes, MBL merupakan gerakan berbasis RT yang bertujuan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, indah, dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. "Peran RT sangat penting sebagai penggerak masyarakat. RT harus mampu mengoordinasikan kegiatan kebersihan, menyusun jadwal kerja bakti rutin, memotivasi warga untuk terlibat aktif, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah," jelasnya. Melalui program tersebut, berbagai kegiatan akan dilaksanakan secara berkala, seperti pembersihan jalan dan gang lingkungan, normalisasi saluran air, perawatan fasilitas umum, pemberantasan sarang nyamuk, hingga kampanye perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, Sekda Ernes juga menekankan pentingnya penggunaan Dana RT secara tepat sasaran, termasuk untuk mendukung percepatan penanganan stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting dan pemantauan kesehatan ibu serta anak di lingkungan masing-masing RT. Ia berharap para ketua RT yang baru dilantik dapat menjadi ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah, mampu membangun semangat gotong royong, serta menggerakkan partisipasi warga demi mewujudkan Kabupaten Malinau yang bersih, sehat, dan sejahtera. "Dengan kolaborasi antara RT dan masyarakat, kita optimistis dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup warga Malinau," pungkasnya.



