Malinau
Monitoring Sekolah, Pemkab Malinau Petakan Prioritas Kebutuhan Sarana Pendidikan
Rully Yulianti Pratiwi
29 September 2026
1 views

Monitoring Sekolah, Pemkab Malinau Petakan Prioritas Kebutuhan Sarana Pendidikan

Malinau — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau Dr. M. Fiteriyadi, S.STP., M.Si., menyoroti sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan setelah mendampingi Bupati Malinau Wempi W. Mawa melakukan monitoring ke sejumlah sekolah salah satunya di SDN 004 Malinau Kota, Selasa (29/9/2026).

Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi tenaga pendidik sekaligus sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah. Dari kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah kebutuhan yang dinilai perlu mendapat perhatian dan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas.

Fiteriyadi mengatakan, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak adalah penambahan ruang kelas. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya jumlah peserta didik, terutama pada kelas awal.

“Yang pertama itu ruang kelas. Ternyata jumlah peserta didik di beberapa satuan pendidikan cukup membludak, terutama di kelas-kelas awal seperti kelas 1. Sementara ketersediaan ruang kelas terbatas,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi karena pada tahun depan diperkirakan jumlah lulusan TK yang masuk ke sekolah dasar di wilayah tersebut cukup besar. Jika tidak diantisipasi, jumlah peserta didik berpotensi melebihi kapasitas ruang kelas yang tersedia.

Selain ruang kelas, kebutuhan lain yang ditemukan yakni kantor guru yang masih bergabung dengan kantor kepala sekolah. Namun, pemenuhannya tetap akan disesuaikan dengan tingkat urgensi masing-masing sekolah.

“Memang rata-rata kantor kepala sekolah dan kantor guru masih bergabung. Kita akan lihat skala prioritas, mana yang harus kita utamakan,” katanya.

Fiteriyadi juga menyebut kebutuhan pagar sekolah sebagai salah satu sarana yang berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan peserta didik. Beberapa sekolah telah memiliki pagar, namun pembangunannya dilakukan secara bertahap sehingga masih membutuhkan tindak lanjut.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...