Malinau
Kabut Asap Selimuti Malinau, Sekolah BDR dan Ribuan Masker Dibagikan
Rully Yulianti Pratiwi
02 September 2026
13 views

Kabut Asap Selimuti Malinau, Sekolah BDR dan Ribuan Masker Dibagikan

Malinau – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Malinau mulai berdampak pada aktivitas masyarakat. Pemerintah Kabupaten Malinau pun mengambil langkah cepat dengan memberlakukan Belajar Dari Rumah (BDR) bagi siswa tingkat SMP ke bawah selama dua hari serta membagikan ribuan masker kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap, terutama untuk melindungi kesehatan anak-anak dan masyarakat.

“Untuk dua hari ini, anak-anak sekolah yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, dari tingkat SMP ke bawah, diberlakukan BDR. Teknis pelaksanaannya akan diatur oleh Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah,” kata Sekda Ernes usai membagikan masker di Simpang Empat Jembatan menuju arah Desa Malinau Kota, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, kebijakan BDR tersebut bersifat sementara dan akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi kualitas udara dan cuaca.

Pemkab Malinau akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melakukan pemantauan.

“Kalau kondisi udara dan cuaca masih seperti ini, bahkan meningkat, maka kebijakan ini bisa kita lanjutkan berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi dari instansi terkait,” ujarnya.

Selain mengatur aktivitas belajar, Pemkab Malinau juga turun langsung ke lapangan membagikan masker kepada masyarakat. Saat ini, pemerintah daerah menyiapkan sekitar 2.200 kotak masker yang akan disalurkan di sejumlah titik, mulai dari Tanjung Lapang hingga kawasan perkotaan Malinau.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan sekaligus edukasi agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi udara yang semakin mengkhawatirkan.

Sekda Ernes mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima dari DLH, terdapat pergerakan udara dari wilayah Berau dan Tanjung Selor menuju Malinau yang diduga turut membawa dampak kabut asap ke wilayah tersebut.

Kondisi ini bahkan mulai mengganggu transportasi udara. Jarak pandang yang terbatas menyebabkan penerbangan menuju Malinau tidak dapat beroperasi.

“Masyarakat kami himbau untuk menggunakan masker apabila berada di luar ruangan. Kalau tidak ada kegiatan yang terlalu penting, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar. Kemudian, banyak minum air putih,” imbaunya.

Sekda juga meminta masyarakat, termasuk para pekebun dan peladang, untuk meningkatkan kepedulian dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Menurut Sekda Ernes, kabut asap yang kembali terjadi harus menjadi pembelajaran bersama. Ia menilai pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran perlu diperkuat, baik terhadap masyarakat, badan usaha maupun pihak lainnya.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Kejadian seperti ini pernah terjadi beberapa tahun bahkan puluhan tahun lalu. Karena itu, kesadaran dan pengawasan bersama harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...