Malinau
Inisiatif Desa Belayan Tuai Apresiasi Sekda Malinau, Gelar Seminar Peningkatan SDM
Rully Yulianti Pratiwi
31 January 2026
19 views

Inisiatif Desa Belayan Tuai Apresiasi Sekda Malinau, Gelar Seminar Peningkatan SDM

Malinau – Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., secara resmi membuka kegiatan seminar Peningkatan Potensi Pendidikan dengan tema “Membangun Masa Depan yang Lebih Baik dan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Adat Desa Belayan, Kecamatan Malinau Selatan, pada Sabtu (31/1/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Malinau menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Belayan, panitia, serta seluruh elemen masyarakat yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus didorong agar dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Malinau.

“Yang paling penting bukan hanya pelaksanaannya, tetapi ide dan kepedulian di balik kegiatan ini. Artinya, pemerintah desa, pemuda, dan orang tua sudah berpikir jauh ke depan tentang masa depan generasi muda Desa Belayan,” ujar Sekda.

Sekda Ernes menegaskan bahwa pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci utama dalam membangun masyarakat yang unggul dan berdaya saing.

Ia menekankan pentingnya mengubah pola pikir lama, termasuk anggapan bahwa pendidikan anak khususnya anak perempuan cukup sampai tingkat dasar.

“Jangan lagi ada stigma bahwa anak perempuan cukup bisa baca tulis lalu ke dapur. Semua anak harus kita dorong untuk terus sekolah,” tegasnya.

Selain pendidikan, Sekda juga menyoroti berbagai ancaman sosial yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti narkoba, judi online, pinjaman online (pinjol), pelanggaran lalu lintas, serta perkawinan usia dini.

Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus kriminal yang terjadi berkaitan erat dengan lemahnya pengetahuan dan kondisi sosial masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), adat dan adab merupakan nilai yang tidak dapat tergantikan.

“AI bisa menggantikan kecerdasan dan skill, tapi tidak bisa menggantikan adat dan adab kita. Budaya adalah jati diri kita,” katanya.

Sekda Malinau pun mengajak generasi muda agar bangga terhadap identitas dan budaya lokal, serta tidak malu mengenakan atribut adat dan melestarikan kesenian daerah.

Sekda berharap kegiatan seminar ini dapat diikuti dengan serius oleh seluruh peserta dan mampu membawa perubahan positif bagi masa depan generasi muda Desa Belayan.

Sementara itu, Ketua Panitia Yonatan, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini merupakan hasil kolaborasi antara pemuda, lembaga adat, dan Pemerintah Desa Belayan, sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari berbagai ancaman sosial.

“Kegiatan ini sudah lama kami rencanakan. Kami ingin generasi muda Belayan tidak terjebak narkoba, judi online, dan perkawinan usia dini. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut setiap tahun,” ujarnya.

Yonatan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, Pemerintah Desa Belayan, serta seluruh narasumber dari unsur kepolisian, perangkat daerah, dan lembaga adat atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Kegiatan seminar ini diikuti oleh pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, pemuda-pemudi, tokoh adat, tokoh perempuan, serta masyarakat Desa Belayan, dan diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun SDM Belayan yang lebih unggul dan berdaya saing di masa depan.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

* Email Anda tidak akan dipublikasikan. Semua kolom wajib diisi.

Memuat komentar...